Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGGUNA media sosial tengah mencari kebenaran tentang nasib Doha Talat, seorang gadis Palestina berusia delapan tahun yang hilang di Rafah, Jalur Gaza, setelah bertemu dengan tentara Israel pada Juli.
Gadis itu pertama kali muncul dalam foto yang dibagikan oleh Ido Zahar, seorang tentara dari Batalyon Tzabar ke-432 Israel. Itu disampaikan Younis Tirawi, seorang jurnalis Palestina yang melaporkan rincian insiden tersebut.
Tak lama kemudian, tentara Israel tersebut menghapus unggahan tersebut dan menonaktifkan akun Instagram-nya. Ketika Tirawi menghubungi tentara tersebut untuk meminta wawancara, ia mendapat tanggapan yang tegas.
Baca juga : PBB: Malanutrisi Anak Meningkat di Gaza
"Tidak ada cerita. Tidak ada wajah. Tidak ada apa-apa. Harap hapus ini sepenuhnya dari mana-mana."
Keberadaan Doha tidak diketahui sejak saat itu.
Namun, ini bukan pertama kali pasukan Israel dituduh melakukan penculikan anak. Hal itu menambah daftar panjang dugaan penculikan anak-anak Palestina.
Baca juga : Gaza Hari Ini: Bayi 7 Hari Jadi Korban Syahid Termuda
Pada Januari, seorang perwira Israel mengakui di radio bahwa seorang kapten tentara telah membawa bayi Palestina dari Gaza ke lokasi yang dirahasiakan di Israel.
Israel tidak menanggapi tuduhan penculikan tersebut. Klip tersebut kemudian dihapus.
Pada 2 Januari, pemantau Euro-Med merilis sebuah laporan berisi kesaksian dari keluarga-keluarga Palestina yang anak-anaknya hilang sejak 7 Oktober 2023 dari daerah-daerah tempat serangan darat Israel terjadi.
Baca juga : 1.200 Warga Palestina Tewas oleh Serangan Israel, 338.934 Orang Mengungsi
Selain itu, setidaknya 17.000 anak diperkirakan tidak ditemani atau terpisah dari orangtua mereka di Gaza, menurut PBB.
Asal tahu saja, selama 1950-an, ratusan bayi baru lahir dari imigran Yahudi di Israel menghilang dari rumah sakit tak lama setelah dilahirkan.
Keluarga-keluarga tersebut diberi tahu bahwa anak-anak mereka telah meninggal, tetapi mereka mengklaim bahwa pihak berwenang menculik bayi-bayi mereka dan secara ilegal menawarkan mereka untuk diadopsi atau menjualnya kepada orang-orang Yahudi Eropa yang tidak memiliki anak. (TRT World/Z-2)
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih, Rabu waktu setempat.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
PEMERINTAH Jerman mengecam keras langkah Kabinet Israel yang memperluas otoritas sipil di Tepi Barat.
GELOMBANG kecaman internasional kembali menghantam Israel setelah pemerintahnya mengesahkan aneksasi ilegal di Tepi Barat.
Bantuan ambulans dari warga Karawang ini merupakan respons terhadap mendesaknya kebutuhan layanan kesehatan darurat di Jalur Gaza yang kian memprihatinkan.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
LEBIH dari 18.500 pasien di Gaza, Palestina, membutuhkan pengobatan medis khusus yang tidak tersedia di daerah kantong tersebut. Demikian menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) mendukung langkah pemerintah masuk dan mengambil peran dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) Jalur Gaza.
MENTERI Luar Negeri Sugiono menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) merupakan bagian dari komitmen aktif pemerintah untuk mendorong perdamaian di Palestina.
Smotrich ungkap ultimatum BoP untuk Hamas. Indonesia evaluasi peran di BoP demi tetap bebas aktif dan kawal kemerdekaan Palestina di tengah skeptisisme global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved