Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA badan bantuan PBB Martin Griffiths mengatakan aksi protes global untuk menghentikan serangan dan operasi militer Israel di Jalur Gaza menjadi terlalu keras untuk diabaikan.
Griffiths mengatakan bahwa operasi militer di Rafah telah menjadi sebuah tragedi yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata.
“Meskipun Israel menolak seruan masyarakat internasional untuk menyelamatkan Rafah, tuntutan global untuk segera menghentikan serangan ini telah menjadi terlalu keras untuk diabaikan,” kata kepala bantuan PBB tersebut dikutip Antara.
Baca juga : Afrika Selatan Minta Negara-negara PBB Dukung Putusan ICJ
Griffiths mencatat operasi militer Israel telah memaksa lebih dari 800 ribu orang mengungsi ke daerah-daerah tanpa tempat tinggal, jamban dan air bersih yang memadai.
Serangan di Rafah, kata dia, mengakhiri aliran bantuan ke bagian selatan Gaza, melumpuhkan operasi kemanusiaan hingga mencapai titik puncaknya. Ia juga mencatat bahwa Israel menghentikan distribusi makanan dan pasokan bahan bakar untuk kehidupan di Jalur Gaza.
Mengutip resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengadvokasi perlindungan personel kemanusiaan dan PBB serta perintah Mahkamah Internasional (ICJ) agar Israel menghentikan serangan militer di Rafah di Gaza selatan, Griffiths berkata, "Ini adalah momen kejelasan."
“Ini adalah momen untuk menuntut penghormatan terhadap aturan perang yang mengikat semua orang, warga sipil harus diizinkan mencari keselamatan,” katanya. (Ant/P-5)
Israel menerima dua jenazah sandera dari Gaza melalui Palang Merah. Pemerintah menegaskan penyeberangan Rafah akan tetap ditutup sampai seluruh sandera dikembalikan.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan bahwa fase kedua gencatan senjata di Jalur Gaza telah dimulai.
Israel memangkas separuh bantuan kemanusiaan ke Gaza dan menunda pembukaan perbatasan Rafah dengan Mesir.
Menteri Pertahanan Israel mengusulkan pemindahan massal warga Gaza ke kamp tertutup di Rafah.
SEDIKITNYA 30 warga Palestina dilaporkan tewas dan lebih dari 150 lainnya mengalami luka-luka pada Minggu (1/6).
Truk kontainer bantuan kemanusiaan ini dikirim melalui Rafah, bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan Mesir, Bait Zakat Wa As-Shadaqat dan Sunnah Al Hayyah.
Perjanjian damai yang ditawarkan negara-negara barat antaraPalestina dan Israel tidak bisa dipercaya dan bukanlah solusi konkret.
Kegiatan ini bagian dari gerakan nasional "Indonesia Jaga Palestina," kampanye solidaritas untuk kemanusiaan di Palestina.
Kepala Negara menegaskan bahwa Indonesia ingin menjadi bagian dari upaya mencari jalan keluar damai yang dapat diterima semua pihak.
Ribuan peserta aksi yang hadir dalam agenda ini merupakan gabungan dari berbagai ormas dan lembaga di Kota Bandung.
INDONESIA akan segera mengirim bantuan 10 ribu ton beras untuk meredakan krisis kemanusiaan di Jalur Gaza Palestina akibat blokade dan agresi Israel.
MENTERI Luar Negeri Sugiono hadir di Aksi Bela Palestina di Monumen Nasional (Monas) Jakarta, Minggu (3/8).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved