Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
MAYORITAS negara-negara sepakat mendukung resolusi terkait keanggotaan Palestina di PBB. Resolusi yang digulirkan di Majelis Umum PBB tersebut didukung 143 negara dan hanya ditolak sembilan negara sementara 25 negara abstain dalam pemungutan suara, Jum'at (10/5).
Kondisi itu sebagai tanda semakin terisolasinya Israel di panggung dunia di tengah kekhawatiran global atas perang di Gaza dan besarnya krisis kemanusiaan di Jalur Gaza.
Resolusi itu diprakarsai oleh Uni Emirat Arab --atas nama Kelompok Arab-- dan ikut didorong oleh Turki bersama dengan 80 negara anggota PBB. Resolusi itu akan memberi Palestina lebih banyak hak dan keistimewaan di PBB.
Baca juga : Perang di Gaza Tidak akan Berhenti Meskipun Ada Resolusi Gencatan Senjata DK-PBB
Utusan Palestina, Riyad Mansour mengatakan pemungutan suara tersebut diadakan pada saat Rafah, kota paling selatan Gaza menghadapi serangan dari pasukan Israel.
“Saat ini, 1,4 juta warga Palestina di Rafah bertanya-tanya apakah mereka akan bertahan hidup dan bertanya-tanya ke mana mereka harus pergi selanjutnya. Tidak ada tempat lagi untuk pergi,” kata Mansour dilansir The Guardian.
“Saya telah berdiri ratusan kali di podium ini, seringkali dalam keadaan yang tragis, namun tidak ada yang sebanding dengan apa yang dialami rakyat saya saat ini, lanjutnya.
Baca juga : Resolusi DK PBB, Menlu: Pertama Kali Sebut Immidiate Casefire
Palestina pada 2011 menyampaikan permohonan sebagai anggota penuh PBB, namun tidak mendapat dukungan di Dewan Keamanan akibat veto AS. Namun, Palestina pada 2012 mendapatkan status sebagai pengamat non-anggota PBB.
Juru bicara misi untuk PBB, tersebut, Nathan Evans, yang memberikan suara menentang resolusi tersebut, memperingatkan bahwa mereka juga akan menggunakan hak vetonya lagi jika keanggotaan Palestina dikembalikan ke dewan keamanan untuk dilakukan pemungutan suara lagi. “Upaya untuk memajukan resolusi ini tidak mengubah kenyataan bahwa Otoritas Palestina saat ini tidak memenuhi kriteria keanggotaan PBB berdasarkan piagam PBB,” kata Nathan Evans.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Irak mengatakan pengesahan itu membuktikan dukungan internasional yang besar bagi rakyat Palestina untuk memperoleh hak-hak mereka yang sah. Kemenlu Irak juga menyebutkan bahwa resolusi bersejarah itu meningkatkan hak-hak istimewa Negara Palestina di seluruh dunia. (Ant/Theguardian/P-5)
Dino Patti Djalal soroti absennya poin Solusi Dua Negara dalam pidato Presiden Prabowo di Board of Peace Washington. Simak pesan penting pendiri FPCI ini.
Studi The Lancet ungkap kematian di Gaza 35% lebih tinggi dari data resmi. Hingga Jan 2025, 75 ribu warga tewas akibat serangan Israel, mayoritas perempuan & anak-anak.
WAKIL Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menegaskan keputusan Indonesia mengambil peran sebagai Wakil Komandan dalam Pasukan Stabilisasi Internasional di Palestina.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Menlu Sugiono tegaskan komitmen RI di Markas PBB New York. Dukung gencatan senjata Gaza & pastikan hak Palestina terjaga di Board of Peace (BoP).
Jelang ramadan 1447 H, Dompet Dhuafa telah menyalurkan 300 mushaf Al-Qur'an, dalam bentuk Wakaf, untuk digunakan bagi masyarakat yang membaca Al-Qur'an di dalam Masjid Al Aqsa
Menlu RI Sugiono di sidang DK PBB New York menegaskan komitmen solusi dua negara, soroti krisis kemanusiaan Gaza dan kebijakan Israel di Tepi Barat.
Indonesia memastikan akan terus mendukung hak bangsa Palestina untuk merdeka dan berdaulat.
Resolusi serukan pembentukan pemerintahan transisi dan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza.
Dewan Keamanan PBB menyetujui resolusi Amerika Serikat yang mendukung rencana perdamaian Gaza Donald Trump, mencakup pembentukan pasukan internasional dan jalur menuju negara Palestina.
PIDATO Presiden Prabowo Subianto di Sidang Majelis Umum PBB pada 23 September 2025 membuka babak baru dalam sejarah diplomasi Indonesia.
AS kembali menggunakan hak vetonya dalam sidang Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk menggagalkan resolusi terkait gencatan senjata di Jalur Gaza, Palestina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved