Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Ribuan warga Israel berkumpul di Tel Aviv pada Sabtu (20/1) untuk memprotes pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Mereka menuduh pemimpin kawakan ini salah menangani keamanan negara dan menyerukan pemilihan umum yang baru dipercepat.
Gelombang protes anti-pemerintah selama tahun 2023 sempat terhenti setelah serangan Hamas di Israel selatan pada 7 Oktober. Perpecahan politik dikesampingkan dan warga Israel bersatu di belakang militer dan keluarga mereka yang terbunuh atau disandera.
Namun, agresi tentara Israel yang menghancurkan di Gaza pada bulan keempat membuat sebagian masyarakat marah. Jajak pendapat menunjukkan dukungan untuk Netanyahu semakin merosot. Seruan untuk perubahan kepemimpinan pun semakin kuat, meskipun tidak ada indikasi bahwa posisinya berada di bawah ancaman dalam waktu dekat.
"Pemerintah yang meninggalkan kami pada tanggal 7 Oktober terus meninggalkan kami setiap hari sejak saat itu, mereka yang dievakuasi dari (perbatasan) utara dan selatan, keluarga para korban, para prajurit, para sandera," kata Noam Alon, saudara laki-lakinya, seorang prajurit, terbunuh saat bertugas melawan kelompok bersenjata Hamas
"Kekuatan ada di tangan kita untuk mengubah dan memperbaiki," katanya dari atas panggung. "Pemerintah ini harus pulang. Sekarang!,” tegasnya.
Para pemimpin oposisi telah menawarkan untuk membentuk pemerintahan persatuan yang tidak dipimpin oleh Netanyahu, namun tidak ada langkah yang berhasil. (AFP/fer)/M-3)
Presiden Donald Trump menyatakan Iran ingin membuat kesepakatan nuklir baru. Ia memperingatkan Teheran akan "bodoh" jika menolak tawaran tersebut.
Mantan Menhan Yoav Gallant sebut PM Netanyahu pembohong dan manipulator narasi kegagalan 7 Oktober demi selamatkan diri dari tanggung jawab politik.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trumpmembahas perkembangan pembicaraan Amerika dengan Iran.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggunakan fokus yang kembali tertuju pada berkas Epstein untuk menyerang pendahulunya, Ehud Barak.
SUATU dokumen FBI pada 2020 yang termasuk dalam berkas Epstein menuduh bahwa miliarder paedofil Jeffrey Epstein dilatih sebagai mata-mata di bawah mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak.
Pernyataan itu disampaikan di tengah kekhawatiran meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved