Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
HAKIM Pengadilan New York, yang memimpin sidang penipuan dengan terdakwa Donald Trump, mendenda mantan presiden Amerika Serikat itu sebesar US$5 ribu (sekitar Rp79 juta) karena tidak mematuhi perintah bungkam. Bahkan, hakim itu mengancam akan memenjarakan Trump jika dia tetap melanggar perintah bungkam itu.
Hakim Arthur Engoron memerintahkan Trump untuk membayar denda itu dalam tempo 10 hari kepada New York Lawyers' Fund for Client Protection.
"Pelanggaran di masa depan, baik sengaja maupun tidak sengajar, akan berujung pada sanksi yang lebih berat," tegas Engoron.
Baca juga: Donald Trump Diharapkan Hadir di Pengadilan New York Saat Sidang Penipuan
"Sanksi itu bisa mencakup, tidak terbatas, denda yang lebih besar, menganggap Donald Trump menghina pengadilan, dan bahkan mungkin memenjarakannya," lanjut hakim.
Engoron mengeluarkan perintah bungkam itu setelah Trump, pada 3 Oktober, menyerang panitera pengadilan di media sosial miliknya, Truth Social.
Unggahan itu telah dihapus dari Truth Social di hari yang sama namun hakim menggarisbawahi bahwa unggahan itu tetap ada di laman daring kampanye Trump selama 17 hari hingga pengadilan memerintahkan untuk menghapusnya.
Baca juga: Kontraktor IRS Mengaku Bersalah Bocorkan Laporan Pajak Trump
"Setelah memberi terdakwa kesempatan, dia masih saja melanggar perintah bungkam itu," ujar Engoron. "Di kondisi saat ini, ketidakbenaran bisa berujung pada cedera fisik atau lebih buruk lagi."
Pada 3 Oktober, saat Trump hadir di pengadilan, Engoron menegaskan dirinya mengeluarkan perintah bungkam yang melarang semua pihak untuk mengunggah, mengirim surel, atau berbicara di publik mengenai staf pengadilan.
Trump, calon kandidat Presiden As dari Partai Republik untuk Pemilu 2024, bersama dua anak sulungnya diadili di New York atas tuduhan menggelembungkan nilai aset real estat mereka demi mendapatkan pinjaman dari bank yang lebih besar dan kesepakatan asuransi yang menguntungkan. (AFP/Z-1)
BANK sentral Iran tampaknya menggunakan sejumlah besar mata uang kripto yang didukung oleh politikus Inggris, Nigel Farage, yaitu stablecoin Tether.
PEMERINTAH Amerika Serikat meminta negara-negara Eropa tidak bereaksi emosional terhadap rencana Presiden Donald Trump terkait Greenland.
Donald Trump kembali enggan menjelaskan langkah AS terkait Greenland, namun memberi sinyal peluang kesepakatan di Davos. Denmark memperingatkan risiko terhadap NATO.
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Menlu Rusia Sergei Lavrov menyebut Greenland bukan bagian alami dari Denmark. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan AS dan Eropa terkait rencana Donald Trump.
Macron dan Uni Eropa bersatu di Davos melawan ambisi Trump atas Greenland. Ketegangan meningkat seiring ancaman tarif dan retorika keras yang mengancam NATO.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved