Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
KONTEN kreator TikTok asel Amerika Serikat Jason Linton menolak rencana pelarangan TikTok di negara Paman Sam tersebut. Jason mengaku, konten tentang tiga anaknya di Oklahoma yang ia unggah di TikTok telah membuatnya berinteraksi dengan orang-orang di seluruh dunia. Pelarangan TikTok akan menghilangkan komunitas yang telah terbentuk.
"Saya meminta politisi kita jangan mengambil komunitas yang telah kita bangun, komunitas yang bertahan lama, yang saling mencintai," kata Linton dilansir dari Reuters, Kamis (23/3).
Para kreator konten juga mengatakan TikTok telah menguntungkan bisnis kecil. Mereka menyebut 5 juta pengusaha menggunakan aplikasi tersebut.
Baca juga : Pemerintah Inggris Larang Pejabat dan Staf Gunakan TikTok
Sementara itu, anggota parlemen Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Jamaal Bowman mengaku ada hal yang lebih penting terkait keamanan data pengguna di media sosial ketimbang hanya fokus dengan melarang TikTok.
"Mengapa histeria dan kepanikan ini mengarah ke TikTok? Mari kita lakukan hal yang benar di sini, reformasi media sosial yang komprehensif terkait dengan privasi dan keamanan," kata Bowman.
Baca juga : Tiongkok Peringatkan Kapal Perang AS Tinggalkan Laut Tiongkok Selatan
Selain Bowman, anggota parlemen lainnya, seperti Mark Pocan dan Robert Garcia juga menyuarakan agar adanya Undang-Undang pengaturan privasi yang akan menangani semua perusahaan media sosial. amun, suara mereka tidak cukup kuat, karena jauh lebih banyak anggota parlemen yang menginginkan TikTok dilarang.
Pekan lalu, TikTok mengatakan pemerintahan Presiden Joe Biden menuntut pemiliknya di Tiongkok melepaskan saham mereka atau akan dilarang oleh pemerintah.
Tuntutan tersebut merupakan langkah baru dari pemerintah AS setelah adanya kekhawatiran data pengguna TikTok di AS dapat diteruskan ke pemerintah Tiongkok. Diketahui, TikTok milik perusahaan asal Tiongkok ByteDance memiliki lebih dari 100 juta pengguna di AS.
Ini juga pertama kalinya Presiden Joe Biden menebar ancaman untuk memblokir TikTok. Presiden AS sebelumnya, Donald Trump mencoba untuk melarang TikTok pada tahun 2020, tetapi tidak disetujui oleh pengadilan. (Z-8)
Pemerintah AS dilaporkan menerima "fee transaksi" sebesar US$10 miliar dari investor dalam kesepakatan kontrol TikTok AS. Angka ini mencapai 70% dari nilai kesepakatan.
Menkomdigi tetapkan 8 platform (TikTok, Instagram, Roblox, dll) dilarang bagi anak di bawah 16 tahun per 2026. Simak alasan darurat digital selengkapnya.
Menkomdigi Meutya Hafid resmi melarang anak di bawah 16 tahun punya akun TikTok, Roblox, hingga YouTube mulai 28 Maret 2026. Simak aturan lengkap PP Tunas di sini!
TikTok, Tokopedia, dan TikTok Shop memperkuat kolaborasi melalui kampanye Ramadan Ekstra Seru 2026 guna mendorong aktivitas ekonomi selama bulan suci.
Berbeda dengan WhatsApp dan Instagram, TikTok resmi menolak fitur enkripsi end-to-end (E2EE) dengan alasan keamanan anak di bawah umur dan akses penegak hukum.
Tren busana muslim Lebaran 2026 menemukan pemenangnya pada sosok Inara Rusli yang gaya berpakaiannya kini diproduksi massal dengan nama unik "Gamis Bini Orang".
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved