Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Vietnam mendorong lebih banyak warga pada Selasa (27/9) ini, untuk mengungsi ketika Topan Noru yang semakin intensif menghantam kawasan Asia Tenggara.
Apalagi, setelah menyebabkan sedikitnya delapan kematian dan banjir yang meluas di Filipina. Badan Meteorologi melaporkan bahwa kecepatan angin mencapai 183 km per jam pada Selasa malam.
Topan Noru diperkirakan mendarat di Vietnam pada Rabu, sebelum melemah dan pindah ke wilayah Thailand. Terjangan topan memaksa operasional bandara di negara tersebut tutup untuk sementara waktu.
Alhasil, terjadi gangguan perjalanan, sementara ribuan warga terpaksa mengungsi. Kecepatan angin mencapai dari 134-149 kmh pada Selasa pagi.
Baca juga: Topan Nanmadol Rusak Pusat Ruang Angkasa di Jepang
"Kami tidak punya banyak waktu lagi. Badai semakin intensif, sehingga respons harus lebih kuat dan lebih cepat," ujar Perdana Menteri Pham Minh Chinh.
"Evakuasi harus dilakukan sesegera mungkin, dengan prioritas utama adalah nyawa dan aset masyarakat,” imbuhnya.
Otoritas penerbangan Vietnam menutup sembilan bandara di seluruh negeri mulai Selasa. Langkah itu mengakibatkan ratusan penerbangan domestik dan internasional dibatalkan. Sekitar 270.000 personel militer juga telah disiagakan.
Daerah yang diperkirakan paling terdampak parah ialah provinsi tengah Quang Ngai, rumah bagi kilang minyak Dung Quat. Lalu, Quang Nam, rumah bagi situs Warisan Dunia Hoi An.
Baca juga: Angin Topan Muifa Paksa 1,6 Juta Warga Shanghai Mengungsi
Wilayah Quang Nam mengevakuasi lebih dari 133.000 penduduk. Sementara itu, rekaman media pemerintah VTV menunjukkan warga membentengi rumah mereka dengan batu bata dan karung pasir.
Otoritas berwenang berupaya mengamankan daerah penghasil kopi di wilayah Dataran Tinggi Tengah. Menyoroti Filipina, badai kategori 3 telah mendarat pada Minggu malam. Sedikitnya 8 orang tewas dan 74.000 orang terpaksa dievakuasi.
Topan Noru, badai terkuat yang melanda Filipina tahun ini, juga merusak area pertanian senilai 1,53 miliar peso (setara US$26 juta).
"Masih ada daerah yang banjir," ujar Daniel Fernando, Gubernur Bulacan, yang wilayahnya hampir gagal panen.(CNA/OL-11)
Status tersebut menjadi langkah krusial guna menekan risiko banjir, tanah longsor, dan pergerakan tanah yang bisa saja terjadi saat intensitas hujan meningkat seperti saat ini.
Pemkot Pekanbaru resmi menetapkan status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi tahun 2025, terhitung mulai 3 Desember 2025 hingga 31 Januari 2026.
Operasi dilakukan untuk menurunkan hujan di wilayah tidak terdampak, atau mencegah hujan di zona rawan bencana, menggunakan penyemaian NACL atau Calcium Oxide.
SETIDAKNYA 31 ribu personel gabungan disiagakan untuk mengantisipasi berbagai potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Riau.
Kecamatan Ile Ape merupakan salah satu kawasan ring satu atau kawasan terdekat dari Gunung Api Ile Ape (Lewotolok).
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) segera menetapkan status siaga bencana setelah Kabupaten Kolaka Timur dan Kota Kendari lebih dulu mengumumkan status siaga.
Adapun operasi SAR yang menjadi perhatian masyarakat antara lain kecelakaan pesawat pada 3 Agustus 2025 terhadap pesawat latih PK-S126 yang jatuh di Desa Benteng, Ciampea.
Baznas melalui Baznas Tanggap Bencana (BTB) bergerak cepat melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir di sejumlah wilayah di Kota Tangerang dan Kabupaten Karawang.
Pemkot Bandung memberi bantuan yang difokuskan pada upaya evakuasi korban serta operasional dapur umum bagi warga terdampak bencana longsor di Cisarua
Ia mengatakan dua korban diduga tertimbun longsor saat bekerja di area pertanian/perkebunan dan jauh dari pemukiman penduduk.
Pemerintah daerah telah menetapkan Status Tanggap Darurat sejak 23 Januari 2026 selama 14 hari guna memastikan penanganan dilakukan secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi.
Kru kapal tersebut yakni Sriram Veeramani Krishnan (L/43) merupakan WNA asal India yang mengalami gangguan kesehatan saat berlayar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved