Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin memuji hubungan positif negaranya dengan Myanmar. Tepatnya, saat dirinya bertemu dengan Pemimpin Junta Myanmar Min Aung Hlaing di Vladivostok, wilayah timur Rusia.
"Myanmar adalah mitra lama dan dapat diandalkan di Asia Tenggara. Hubungan kami berkembang secara positif," kata Putin di sela-sela Forum Ekonomi Timur.
Kunjungan Min Aung Hlaing dilakukan saat kedua pemerintah menghadapi isolasi diplomatik Moskow, untuk intervensi militer Februari di Ukraina pro-Barat, serta Naypyidaw untuk kudeta militer pada tahun lalu.
Baca juga: Pemimpin Junta Militer Myanmar Kembali Kunjungi Moskow
Ketika hubungan Moskow dengan Barat terurai di Ukraina, Kremlin berusaha memutar negaranya ke Timur Tengah, Asia dan Afrika. "Saya sangat bangga dengan Anda. Ketika Anda berkuasa di negara ini, Rusia bisa dikatakan menjadi No 1 di dunia," ujar Min Aung Hlaing kepada Putin.
"Kami akan menyebut Anda bukan hanya pemimpin Rusia, namun juga pemimpin dunia, karena Anda mengendalikan dan mengatur stabilitas di seluruh dunia," imbuhnya.
Baca juga: Hubungi Zelensky, Truss Janjikan Dukungan Penuh untuk Ukraina
Adapun kedua pemimpin bersahabat dan terbuka saat membahas kerja sama, serta bertukar pandangan tentang hubungan dan situasi internasional. Sejak kudeta militer yang menggulingkan pemerintahan Aung San Suu Kyi, Myanmar menghadapi sanksi dari negara Barat.
Myanmar berada dalam kekacauan dan ekonominya lumpuh saat rezim militer berjuang untuk menghancurkan perlawanan. Rusia dan sekutunya, Tiongkok, dituding mempersenjatai junta Myanmar untuk menyerang warga sipil.
Lebih dari 2.200 orang tewas dalam tindakan keras tersebut. Selama perjalanan ke Naypyidaw pada awal Agustus, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mendukung upaya junta Myanmar untuk menstabilkan negara dan mengadakan pemilihan nasional.(AFP/OL-11)
Aung San Suu Kyi kini genap 20 tahun dalam tahanan. Di tengah kondisi kesehatan yang misterius, mampukah "The Lady" mengakhiri perang saudara di Myanmar?
Juru bicara Departemen Keuangan AS membantah adanya motif tersembunyi dalam langkah pencabutan sanksi terhadap kroni junta Myanmar.
FENOMENA autokratisasi secara global yang terjadi saat ini memasuki gelombang ketiga. Pemerintah otoriter lahir dengan cara 'memanfaatkan' sistem demokrasi.
MANTAN Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra, yang berstatus terdakwa, dibebaskan secara bersyarat setelah menjalani hukuman enam bulan dari satu tahun hukumannya.
Bantuan yang diberikan Amerika Serikat ke Gabon akan dihentikan setelah kudeta militer bulan lalu.
KEMENTERIAN Luar Negeri Prancis pada Kamis (14/9), mengumumkan bahwa seorang warganya yang ditahan selama kudeta di Niger telah dibebaskan.
Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen. Pengamat menilai keberanian pemberantasan korupsi diapresiasi.
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Gubernur Lemhannas TB Ace Hasan Syadzily membuka P3N Angkatan ke-27 dengan harapan melahirkan pemimpin nasional berintegritas dan berwawasan kebangsaan.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Prabowo juga melantik Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved