Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH satu dari dua bersaudara yang menjadi buruan polisi Kanada setelah diduga melakukan aksi penusukan massal yang menyebabkan 10 orang tewas dan 18 lainnya terluka ditemukan tewas. Hal itu diungkapkan polisi Kanada, Senin (5/9).
Asisten Komisaris Polisi Federal Kanada Rhonda Blackmore mengatakan bahwa jenazah Damien Sanderson ditemukan di sebuah lapangan berumput tinggi di dekat rumah yang telah dikepung polisi di James Smtih Cree Nation, sebuah komunitas suku asli.
Myles Sanderson masih buron namun Blackmore menduga pria itu juga menderita luka meski belum dikonfirmasi.
Baca juga: Penusukan di Kanada, 10 Tewas dan 15 Terluka
"Kami tidak mengetahui bagaimana Damien bisa tewas," ungkap Blackmore sembari mengatakan ada dugaan Damien dibunuh oleh saudaranya sendiri.
Polisi Kanada memburu kakak beradik itu pada Minggu (4/() setelah serangkaian penusukan di komunistas Jame Smith Cree Nation dan Kota Weldon di Provinsi Saskatchewan. (AFP/OL-1)
Polda Metro Jaya ungkap motif cemburu di balik penusukan dua pemuda di Cililitan. Satu korban tewas, pelaku RS berhasil ditangkap
Dua remaja menjadi korban penusukan di Condet, Jakarta Timur. Satu tewas, satu luka berat. Polisi menangkap pelaku dan mengungkap kronologi kejadian.
Tim Buser Presisi kemudian melakukan pemantauan dan berhasil menangkap pelaku saat sedang mengendarai sepeda motor.
Ayah tiga anak itu menyatakan bertanggung jawab atas kematian Anggi Anggara, 27, dalam sebuah pertengkaran Kamis pagi (1/5) di Pasar Angso Duo, Kota Jambi.
Insiden penusukan tragis terjadi di Sekolah Notre-Dame-de-Toutes-Aides di Nantes, Prancis barat, yang menewaskan seorang remaja perempuan dan melukai tiga siswa lainnya.
POLISI menangkap MNA, 19, dan FF, 20, pelaku penusukan seorang wanita berinisial S, 19, di sebuah mall kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Polisi menyebut MNA membuang pisau usai beraksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved