Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebuah badan catatan federal di Amerika Serikat (AS) menyita sekitar 100 dokumen dengan tanda rahasia, dengan total lebih dari 700 halaman, dari rumah milik mantan Presiden AS Donald Trump di Florida awal tahun ini. Sebuah surat yang dikirim pada Mei oleh Administrasi Arsip dan Catatan Nasional AS (NARA) kepada tim hukum Trump mengungkapkan tentang materi rahasia yang hilang karena disimpan Trump di rumahnya di Mar-a-Lago.
NARA telah mengidentifikasi dokumen yang diklasifikasikan sangat rahasia serta informasi tentang program akses khusus. FBI juga menemukan 11 dokumen rahasia tambahan ketika menggeledah tempat itu pada 8 Agustus.
"Seperti yang Anda ketahui, NARA terus berkomunikasi dengan perwakilan mantan Presiden (Trump) sepanjang 2021 tentang apa yang tampaknya hilang dari catatan Presiden, yang mengakibatkan transfer 15 kotak catatan ke NARA pada Januari 2022," kata surat yang dikirim NARA.
Pengungkapan itu muncul ketika Trump menjadi sorotan karena berpotensi salah menangani dokumen rahasia, dan menyimpan informasi sensitif di rumahnya di Florida setelah masa jabatannya berakhir. Pencarian selama Agustus oleh FBI memicu kritik dari Partai Republik.
Dalam surat 10 Mei, Penjabat Pengarsip NARA, Debra Steidel Wall mengatakan kepada pengacara Trump, Evan Corcoran, bahwa pemerintahan Presiden AS, Joe Biden tidak akan mempertimbangkan klaim hak eksekutif mantan presiden atas dokumen tersebut.
Surat tersebut menyatakan bahwa Departemen Kehakiman menemukan tidak ada preseden untuk penegasan hak istimewa eksekutif oleh mantan presiden terhadap presiden yang sedang menjabat untuk mencegah yang terakhir dari memperoleh catatan milik pemerintah federal dan diperlukan pemerintah.
Surat itu diumumkan pada Selasa (23/8), di laman resmi NARA. Badan itu juga menyatakan dalam surat tersebut telah memberi tahu Departemen Kehakiman tentang penemuan dokumen rahasia tersebut.
"NARA memberi tahu Departemen Kehakiman tentang penemuan itu, yang mendorong untuk meminta Presiden mengizinkan NARA memberi FBI akses ke dokumen yang dipermasalahkan sehingga FBI dan lainnya di Komunitas Intelijen dapat memeriksanya," tulis NARA. surat.
Surat itu datang beberapa bulan sebelum serangan FBI di Mar-a-Lago awal bulan ini. Pengacara Trump telah meminta hakim federal untuk mencegah FBI terus meninjau dokumen yang ditemukan dari serangan itu sampai master khusus yang netral ditunjuk untuk memeriksa catatan tersebut.
Seorang juru bicara Departemen Kehakiman mengatakan jaksa akan mengajukan tanggapan mereka di pengadilan."Surat perintah penggeledahan 8 Agustus di Mar-a-Lago disahkan oleh pengadilan federal setelah menemukan kemungkinan penyebab yang diperlukan," kata juru bicara Anthony Coley. (Aljazeera/OL-12)
Koordinasi lintas kementerian terus dilakukan setiap hari guna memastikan proses pemulihan administratif bagi para korban berjalan efektif.
Mahfud MD menyoroti langkah kepolisian yang menetapkan Roy Suryo cs sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyebaran berita bohong terkait ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi).
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
PRODUSEN pemindai PFU Asia Pacific Pte. Ltd. (PAPL) mengumumkan pemindai gambar Ricoh telah berhasil meraih sertifikasi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) di Indonesia.
Sejumlah pemukiman warga terendam banjir akibat hujan lebat yang terjadi serta adanya tanggul yang jebol.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved