Jumat 22 April 2022, 21:09 WIB

Indonesia-Iran akan Terbitkan Prangko Peringatan Hubungan Bilateral 

Ferdian Ananda Majni | Internasional
Indonesia-Iran akan Terbitkan Prangko Peringatan Hubungan Bilateral 

Dok. Kemenkominfo
Menkominfo Johnny G Plate menerima kunjugan Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Azad.  

 

MENTERI Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menerima kunjungan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN, H.E. Mohammad Azad.  

Menurut Menkominfo pertemuan kali ini menjadi forum untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara. Bahkan, kedua negara akan membuat prangko peringatan dan film dokumenter. 

“Pagi ini saya ada rapat dengan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN, H.E Mohammad Azhar. Kami mendiskusikan delapan subjek pokok bahasan. Diskusi yang mencakup pembahasan kerjasama internasional ada dua, dan enam topik lainnya untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara,” jelasnya usai pertemuan di Ruang Kerja Menkominfo, Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Jumat (22/4). 

Johnny menjelaskan kerja sama internasional salah satunya berkaitan dengan dukungan dalam forum International Telecommunication Union (ITU). 

“Sekaligus saling memberikan dukungan atas calon-calon pejabat dua negara yang nanti akan menempati berbagai posisi di manajemen International Telecommunication Union,” ujarnya. 

Mengenai enam subyek diskusi hubungan bilateral Indonesia dan Iran, Menkominfo merinci antara lain pembahasan yang berkaitan dengan keamanan siber, kerja sama ruang udara, ekonomi digital, super apps, serta kerja sama saling membangun di bidang pos dan jasa logistik. 

Baca juga : IMF: Dunia akan Menghadapi Krisis Lebih Parah dari Pandemi

"Ini untuk e-Business, e-Commerce antara Indonesia dan Iran,” paparnya. 

Menurut Johnny, Dubes Iran menyampaikan keinginan agar Indonesia bisa membuat pameran sehingga kedua negara dapat bersama-sama menerbitkan join stamp untuk memperingati 70 tahun hubungan bilateral yang telah dimulai sejak tahun 1950. 

“Berarti sudah berusia 72 pada tahun 2022 sekarang ini. Join stamp ini tentu kita sambut baik, karena memperingati hubungan bilateral Iran dan Indonesia yang selama ini telah berjalan dan mereka juga menginginkan untuk membuat documentary film antar kedua negara, di mana Iran akan mengirimkan tim yang disebut dengan tim Soraya,” jelasnya. 

Menkominfo menyatakan, tim itu nantinya akan melakukan ekspedisi di berbagai titik penting wilayah Indonesia yang telah disurvei atau sudah dilakukan pengecekan sebelumnya. Hasil kerja tim itu berupa film dokumenter yang menggambarkan upaya membangun hubungan Indonesia dengan Iran yang lebih baik. 

“Apalagi mereka juga yakin bahwa Indonesia nanti akan menjadi negara keempat ekonomi terbesar di dunia dan Iran juga berkeinginan untuk sedari sekarang lebih mengenal kelebihan dan kekuatan Indonesia melalui documentary film yang mereka akan buat. Nah, untuk ini tentu saya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan berbagai kementerian dan instansi yang berwenang,” pungkasnya. (OL-7)

Baca Juga

AFP/MANDEL NGAN

PBB Sebut Keputusan MA AS yang Hapus Hak Aborsi Pukulan bagi HAM

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 07:30 WIB
"Akses untuk mendapatkan aborsi yang aman, legal dan efektif ada dalam hukum hak asasi internasional dan merupakan dasar pada hak...
AFP/David McNew/Getty Images

Mahkamah Agung AS Cabut Hak untuk Lakukan Aborsi

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 05:45 WIB
"UUD tidak menjamin hak untuk melakukan aborsi. Hak untuk mengatur masalah aborsi dikembalikan kepada warga dan perwakilan...
ANTARA FOTO/HO-Biro Pers Setpres

Indonesia Ingin Berkontribusi Mengatasi Masalah Ketahanan Pangan

👤Indriyani Astuti 🕔Jumat 24 Juni 2022, 21:55 WIB
Indonesia sebagai Presiden G20 dan bagian dari Global Crisis Response Group, ujar presiden, akan berkontribusi untuk mengatasi masalah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya