Jumat 24 Desember 2021, 18:54 WIB

Polisi India Selidiki Acara Hindu Serukan Pembunuhan Muslim Massal

Mediaindonesia.com | Internasional
Polisi India Selidiki Acara Hindu Serukan Pembunuhan Muslim Massal

AFP/Sajjad Hussain.
Umat Islam India salat Jumat di lapangan terbuka setelah beberapa tempat salat ditutup pihak berwenang menyusul tuntutan kelompok Hindu.

 

POLISI India mengatakan pada Jumat (24/12) bahwa mereka telah meluncurkan penyelidikan terkait acara ketika kelompok garis keras Hindu menyerukan pembunuhan massal terhadap minoritas Muslim. Hal tersebut terkait video yang beredar.

Seorang pembicara pada pertemuan awal bulan ini mengatakan kepada orang banyak bahwa orang tidak perlu khawatir masuk penjara karena membunuh Muslim. Ini menurut video yang diverifikasi sebagai asli oleh AFP.

"Bahkan jika hanya 100 dari kita menjadi tentara dan membunuh dua juta dari mereka, kita akan menang. Jika Anda berdiri dengan sikap ini saja Anda akan mampu melindungi sanatana dharma (bentuk mutlak Hindu)," kata wanita itu. 

Pertemuan di kota suci utara Haridwar itu dihadiri oleh setidaknya satu anggota Partai Bharatiya Janata (BJP) pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi. Partai tersebut dituduh--tetapi menyangkal--mendorong penganiayaan terhadap Muslim dan minoritas lain oleh nasionalis Hindu garis keras sejak berkuasa pada 2014.

Anggota parlemen Muslim terkemuka Asaduddin Owaisi men-tweet bahwa komentar dalam video itu, "Kasus hasutan yang jelas untuk genosida." Pemerintah Modi belum mengomentari acara tersebut.

Baca juga: Kelompok Garis Keras Hindu India juga Ancam Sikh dan Kristen

Wanita dalam video tersebut dilaporkan menambahkan bahwa orang India harus berdoa kepada Nathuram Godse, ekstremis Hindu yang membunuh ikon kemerdekaan India Mahatma Gandhi pada 1948. (AFP/OL-14)

Baca Juga

AFP/MANDEL NGAN

PBB Sebut Keputusan MA AS yang Hapus Hak Aborsi Pukulan bagi HAM

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 07:30 WIB
"Akses untuk mendapatkan aborsi yang aman, legal dan efektif ada dalam hukum hak asasi internasional dan merupakan dasar pada hak...
AFP/David McNew/Getty Images

Mahkamah Agung AS Cabut Hak untuk Lakukan Aborsi

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 05:45 WIB
"UUD tidak menjamin hak untuk melakukan aborsi. Hak untuk mengatur masalah aborsi dikembalikan kepada warga dan perwakilan...
ANTARA FOTO/HO-Biro Pers Setpres

Indonesia Ingin Berkontribusi Mengatasi Masalah Ketahanan Pangan

👤Indriyani Astuti 🕔Jumat 24 Juni 2022, 21:55 WIB
Indonesia sebagai Presiden G20 dan bagian dari Global Crisis Response Group, ujar presiden, akan berkontribusi untuk mengatasi masalah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya