Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
CATATAN yang berisi tulisan tangan Albert Einstein mengenai teori relativitas terjual seharga 11,6 juta euro (sekitar Rp1,8 triliun) dalam sebuah lelang di Paris, Selasa (23/11).
Manuskrip itu diperkirakan terjual separuh dari harga final tersebut, yang merupakan harga tertinggi bagi catatan ilmuwan jenius itu.
Catatan itu berisi persiapan dari kerja paling ternama ilmuwan itu, teori relativitas, yang dia terbitkan pada 1915.
Baca juga: Komputer Apple Pertama Buatan Jobs dan Wozniak Terjual Rp5,7 Miliar
Menyebut catatan itu sebagai manuskrip Einstein yang paling berharga yang pernah dilelang, rumah lelang Christie's, awalnya, memperkirakan manuskrip itu akan terjual antara 2 dan 3 juta euro.
Harga tertinggi untuk catatan Einstein sebelumnya adalah US$2,28 juta untuk manuskrip yang dijuluki Surat Tuhan pada 2018 serta US$1,56 juta untuk surat yang membicarakan rahasia kebahagiaan.
Penawaran untuk catatan teori relativitas Einstein dibuka pada 1,5 juta euro dan dengan cepat melewati perkiraan pelelang.
Dalam beberapa menit, tersisa dua penawar yang tawaran mereka terus naik sebesar 200 ribu euro
Tidak diungkapkan siapa yang akhirnya memenangkan lelang untuk catatan Einstein itu. (AFP/OL-1)
Dalam kerangka teori relativitas khusus, Einstein menyatakan bahwa kecepatan cahaya di ruang hampa bersifat konstan dan tidak bergantung pada energi foton maupun kondisi pengamat.
Foton berenergi rendah dan tinggi tiba secara bersamaan, sesuai dengan prediksi relativitas khusus Einstein.
Mars memiliki gravitasi yang jauh lebih lemah dibandingkan Bumi, sekitar lima kali lebih kecil. Selain itu, Mars juga berada lebih jauh dari Matahari
Penemuan ini datang dari Laser Interferometer Gravitational-Wave Observatory (LIGO) di Amerika Serikat, bekerja sama dengan tim Virgo di Italia dan KAGRA di Jepang.
Menggunakan laser ultra-cepat dan kamera khusus, ilmuwan berhasil meniru efek Terrell-Penrose untuk pertama kalinya di laboratorium.
Dalam sebuah kolaborasi internasional, ilmuwan telah melakukan penelitian mendalam untuk melacak perkembangan struktur kosmos selama 11 miliar tahun terakhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved