Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Presiden Amerika Serikat (AS) Bill Clinton akan menghabiskan saty malam di rumah sakit untuk menjalani perawatan sepsis. Hal itu diungkapkan juru bicara Clinton, Jumat (15/10).
"Semua indikator kesehatan bergerak ke arah yang benar, termasuk sel darah putihnya yang menurun secara drastis. Untuk mendapatkan tambahan infus antibiotik, dia akan dirawat di rumah sakit semalam lagi," ujar juru bicara Clinton, Angel Urena.
Clinton, yang menjabat Presiden AS antara 1993 dan 2001, dilarikan ke rumah sakit pada Selasa (12/10), tepatnya ke Pusat Kesehatan UCI di Irvine, Los Angeles.
Baca juga: Bill Clinton Masuk Rumah Sakit dengan Infeksi bukan Covid-19
Urena mengatakan mantan presiden AS berusia 75 tahun itu menunjukkan hasil positif terhadap perawatan infeksi darah non-covid-19.
Sepsis adalah reaksi berlebihan tubuh terhadap infreksi yang dialami lebih dari 1,7 juta warga AS setiap tahunnya. Dari jumlah itu, sebanyak 270 ribu orang tewas akibat sepsis setiap tahunnnya.
"Infeksi yang berujung sepsis umumnya dimulai di paru-paru, saluran kemih, kulit, dan saluran pencernaan," ungkap Pusat Pengendalian Penyakit di laman daringnya.
"Tanpa pengobatan yang tepat waktu, sepsis bisa berujung pada kerusakan jaringan, kegagalan organ, dan kematian," lanjut CDC.
Presiden AS Joe Biden mengaku telah berbicara dengan Clinton. "Tampaknya kondisinya telah membaik." (AFP/OL-1)
Hillary Clinton menegaskan di depan Kongres hubungan suaminya dengan Jeffrey Epstein berakhir bertahun-tahun sebelum skandal kriminal mencuat.
Hillary Clinton membantah terlibat dalam skandal Jeffrey Epstein saat bersaksi di depan Kongres AS. Ia menantang Donald Trump untuk melakukan hal yang sama.
Dokumen terbaru Departemen Kehakiman AS mengungkap kedekatan Bill Clinton dengan Jeffrey Epstein dan peran Ghislaine Maxwell sebagai 'makelar' sosial.
Hillary Clinton memberikan kesaksian pedas di hadapan komite DPR AS terkait kasus Jeffrey Epstein. Ia menuding Partai Republik melakukan pengalihan isu untuk melindungi Donald Trump.
Hillary dan Bill Clinton akhirnya bersedia memberikan kesaksian terkait kasus Jeffrey Epstein untuk menghindari tuntutan penghinaan Kongres
Setelah perlawanan hukum yang alot, Bill dan Hillary Clinton akhirnya bersedia memberikan kesaksian dalam investigasi Kongres terkait skandal Jeffrey Epstein.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved