Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
LEBIH dari dua juta siswa sekolah menengah dan atas Amerika melaporkan bahwa mereka merupakan vaper atau mengisap rokok elektrik pada 2021. Sebanyak delapan dari 10 siswa itu menggunakan rokok elektronik beraroma.
Laporan pemerintah, Kamis (30/9), mengatakan angka terbaru untuk vaper remaja itu menunjukkan penurunan dari 3,6 juta pada 2020. Itu setidaknya sebagian didorong oleh pembatasan sosialisasi dan akses ke produk vaping selama pandemi covid-19.
Penulis laporan juga mengatakan bahwa karena lebih dari 20.000 survei yang mereka kirimkan antara Januari dan Mei diisi secara online, bukan di kelas seperti tahun-tahun sebelumnya, hasilnya sulit untuk dibandingkan. Meskipun demikian, terlepas dari kenyataan bahwa banyak anak muda berada di lingkungan belajar jarak jauh, diperkirakan 11,3% (1,72 juta) siswa sekolah menengah atas dan sekitar 2,8% (320.000) siswa sekolah menengah pertama melaporkan penggunaan rokok elektrik saat ini.
Sekolah menengah pertama ada di kelas 6-8 (umumnya usia 11 hingga 14). Sekolah menengah atas ada di kelas 9-12 (umumnya usia 14-18). Penggunaan saat ini didefinisikan sebagai setidaknya sekali dalam 30 hari terakhir.
"Data ini menyoroti fakta bahwa rokok elektrik beraroma masih sangat populer di kalangan anak-anak," kata Mitch Zeller, direktur Pusat Produk Tembakau di Food and Drug Administration (FDA). Dalam hal frekuensi, 44% vapers siswa SMA dan 17% siswa SMP melaporkan penggunaan rokok elektrik pada 20 atau lebih dalam 30 hari terakhir.
Untuk mengekang vaping kaum muda, pemerintahan mantan presiden Donald Trump mengumumkan larangan sebagian besar produk rokok elektrik beraroma pada Januari 2020. Pengadilan memerintahkan perusahaan untuk mengajukan aplikasi ke FDA pada September 2020 untuk tetap berada di pasar.
FDA tengah menimbang potensi manfaat vaping bagi perokok dewasa yang mencoba berhenti menggunakan rokok konvensional versus bahaya yang ditimbulkan pada kaum muda. Badan itu sedang bekerja cepat untuk menyelesaikan prosesnya.
Bulan ini, 15 mantan presiden dari Society for Research on Nicotine and Tobacco (SRNT) yang dihormati menulis makalah yang mendesak FDA untuk mengambil pendekatan yang seimbang terhadap pertanyaan tersebut. Ini mengutip uji klinis di Inggris dan Selandia Baru bahwa rokok elektronik berhasil digunakan sebagai perangkat berhenti merokok. (AFP/OL-14)
Ali Larijani peringatkan adanya plot serangan ala 9/11 oleh sisa jaringan Epstein untuk memfitnah Iran. Teheran tegaskan siap balas serangan AS dan Israel.
AS-Israel serang Provinsi Isfahan, tewaskan 15 orang. Iran lancarkan serangan balasan ke pangkalan AS dan Israel.
PEMERINTAH Jepang mempertimbangkan pengiriman kapal perang ke Selat Hormuz setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meminta sekutu membantu mengawal tanker minyak.
Perang Iran dan Israel kini memasuki fase menentukan. Simak rincian jumlah korban tewas di Iran, Lebanon, hingga pasukan AS pasca serangan 28 Februari.
KETEGANGAN antara Iran dan Amerika Serikat meningkat setelah militer di bawah perintah Donald Trump menyerang Pulau Kharg, pusat utama ekspor minyak Iran. Iran memperingatkan balik
Cek perbedaan spesifikasi USS Spruance (DDG-111) dan USS Michael Murphy (DDG-112). Detail teknologi laser ODIN dan peran mereka di Laut Arab 2026.
Mengaca pada kesuksesan Inggris dan AS, teknologi track & trace menjadi kunci amankan penerimaan cukai vape Indonesia
BNN RI menyarankan larangan penggunaan rokok elektrik (vape) di Indonesia karena 23,97% sampel liquid mengandung narkotika, berpotensi disalahgunakan untuk konsumsi narkoba.
BADAN Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali berhasil menyita ratusan kemasan liquid yang biasa digunakan untuk rokok elektrik karena mengandung sediaan narkotika.
Penelitian di Amerika Serikat menunjukkan bahwa aerosol dari vape mengandung zat berbahaya seperti partikel halus, logam berat, dan senyawa organik volatil yang dapat masuk
Kajian BRIN yang dirilis pada November 2025 menjadi rujukan awal penting dalam memperkuat landasan ilmiah bagi kebijakan pengendalian tembakau.
INDONESIA saat ini sedang menghadapi situasi meningkatnya jumlah perokok dengan prevalensi mencapai 7,2% dari jumlah penduduk. I
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved