Rabu 01 September 2021, 19:05 WIB

Italia Perluas Penggunaan Dokumen Kartu Hijau untuk Transportasi

Mediaindonesia.com | Internasional
Italia Perluas Penggunaan Dokumen Kartu Hijau untuk Transportasi

wantedinrome.com
Ilustrasi

 

Italia memperluas penggunaan dokumen kesehatan Kartu Hijau (Green Pass) pada Rabu (1/9), sehingga wajib bagi orang-orang untuk memilikinya saat bepergian dengan kereta api berkecepatan tinggi, pesawat, feri, dan bus antarwilayah.

Kartu Hijau adalah sertifikat digital atau kertas yang menunjukkan apakah seseorang telah menerima setidaknya satu dosis vaksin COVID-19, telah dites negatif, atau baru saja pulih dari virus.

Perdana Menteri Mario Draghi memperkenalkan izin itu pada awal musim panas untuk mencoba mendorong orang agar divaksin. Awalnya diperlukan untuk memasuki banyak tempat budaya dan rekreasi, tetapi cakupannya secara bertahap diperluas.

Skema tersebut telah memicu protes oleh beberapa orang Italia yang mengatakan itu menginjak-injak kebebasan, dan penentang telah bersumpah untuk memblokir lalu lintas kereta api pada demonstrasi yang akan diadakan pada Rabu.

Namun, dengan 70,1% dari semua orang Italia yang berusia di atas 12 tahun divaksin penuh, sebagian besar orang tampaknya mendukung upaya inokulasi dan penggunaan Kartu Hijau.

"Mereka berhak meminta Kartu Hijau. Jika Anda tidak ingin mendapatkan vaksin maka tetap di rumah dan jangan bepergian," kata warga Roma Alessia Colombi di stasiun kereta utama kota itu.

Menteri Luar Negeri Italia Luigi Di Maio pada Selasa (31/8) mengecam apa yang disebutnya "iklim kebencian" terhadap kampanye vaksinasi COVID-19, setelah ia dan sejumlah politisi dan pakar medis lainnya menerima ancaman di media sosial.

Pemerintah telah mengatakan para guru akan membutuhkan Kartu Hijau ketika sekolah dibuka kembali bulan ini setelah liburan musim panas. Pekan lalu, para pejabat mengatakan mereka sedang mempertimbangkan untuk memperluas skema tersebut kepada siapa pun yang bekerja di kantor publik atau toko swalayan.

Sekitar 129.221 orang telah meninggal karena virus corona di Italia sejak pandemi melanda tahun lalu, jumlah kematian tertinggi kedua di Eropa setelah Inggris. Kasus-kasus baru bertahan relatif stabil pada Agustus, tetapi dokter khawatir varian Delta yang lebih menular dapat menyebabkan lonjakan infeksi baru dalam beberapa minggu mendatang.  (Ant/OL-12)

Baca Juga

Ist

Presiden Singapura Apresiasi Peran SIF Jalin Kerja Sama Global

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Desember 2021, 22:13 WIB
Presiden Singapura mengapresiasi SIF atas peran pentingnya dalam mendorong kerja sama internasional dan menjalin ikatan...
AFP/Mustafa Kamaci.

Erdogan: Hubungan Turki-Israel Tergantung Isu Palestina

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Desember 2021, 21:36 WIB
Erdogan membuat pernyataan serupa dalam konferensi pers pekan lalu, mengatakan dalam menanggapi pertanyaan tentang Israel dan...
AFP/Mohammed Al-Shaikh.

Prancis Bebaskan Warga Saudi Dikira Tersangka Pembunuhan Khashoggi

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Desember 2021, 21:22 WIB
Pria itu, yang membawa paspor atas nama Khalid al-Otaibi, ditangkap oleh polisi perbatasan Prancis di bandara utama Paris pada Selasa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya