Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREA Utara tengah menghadapi kekurangan pangan sekitar 860.000 ton tahun ini, menurut perkiraan Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), yang memperingatkan negara itu bisa mengalami masa paceklik yang keras pada awal bulan depan.
Negara miskin itu, yang berada di bawah berbagai sanksi internasional atas program senjata nuklir dan rudal balistiknya, telah lama berjuang untuk memberi makan dirinya sendiri.
Tahun lalu, pandemi virus korona dan serangkaian badai musim panas dan banjir menambah lebih banyak tekanan pada ekonomi yang lesu. Bulan lalu, Pyongyang pun mengakui sedang menangani krisis pangan saat ini.
Korea Utara diproyeksikan menghasilkan tingkat hampir rata-rata 5,6 juta ton biji-bijian tahun ini, menurut laporan FAO, yang memiliki tanggal referensi pada Senin.
Baca juga : Kasus Covid-19 Melonjak, Tiongkok Perketat Keamanan di Perbatasan Myanmar
Kekurangan sekitar 1,1 juta ton dari jumlah yang dibutuhkan untuk memberi makan seluruh penduduknya, tambah laporan itu. Dengan impor komersial yang secara resmi direncanakan sebesar 205.000 ton, katanya, Korea Utara kemungkinan akan menghadapi kekurangan pangan sekitar 860.000 ton.
"Jika kesenjangan itu tidak cukup ditutupi melalui impor komersial dan/atau bantuan pangan, rumah tangga bisa mengalami masa paceklik dari Agustus hingga Oktober," katanya.
Pada Januari tahun lalu, Pyongyang menutup perbatasannya untuk melindungi diri dari pandemi. Akibatnya perdagangan dengan Beijing - jalur kehidupan ekonominya - melambat menjadi sedikit, sementara semua pekerja bantuan internasional telah meninggalkan negara itu.
Serangkaian topan musim panas lalu memicu banjir yang menghancurkan ribuan rumah dan membanjiri lahan pertanian.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengatakan situasi pangan semakin "tegang" dan memperingatkan orang-orang untuk bersiap menghadapi "situasi terburuk" yang pernah ada.
Korea Utara menderita kelaparan nasional pada 1990-an, yang menewaskan ratusan ribu orang setelah jatuhnya Uni Soviet meninggalkannya tanpa dukungan penting. (AFP/OL-2)
Kemunculan Kim Ju Ae kian intens jelang kongres Partai Buruh. Intelijen Korea Selatan menilai putri Kim Jong Un disiapkan sebagai penerus.
Badan intelijen Korea Selatan (NIS) menyebut Kim Ju Ae kini resmi menjadi calon penerus Kim Jong Un.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Korea Utara sukses uji coba sistem peluncur roket kaliber besar dengan teknologi pemandu presisi. Kim Jong Un sebut ini pencegah perang nuklir.
Pemimpin Korut Kim Jong-un memecat Wakil Perdana Menteri Yang Sung-ho secara langsung karena dinilai tidak bertanggung jawab dalam proyek modernisasi pabrik mesin.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengusulkan pembekuan program nuklir Korea Utara dengan imbalan kompensasi, sekaligus meminta Tiongkok menjadi mediator.
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan aneka cabai di Provinsi Jawa Barat dalam kondisi sangat aman untuk kebutuhan menjelang Ramadan dan Idul fitri 2026.
Pemanfaatan kacang hijau untuk mengatasi stunting dinilai sangat relevan karena aksesnya yang mudah, harga terjangkau, serta kandungan gizi yang tinggi.
Salah satu media daring yang berfokus pada pemberitaan agribisnis, yakni Panen News merayakan hari jadinya yang ke-6 dengan menggelar Panen Fest 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
Peneliti ungkap Suku Asli Amerika telah menyebarkan kentang liar melintasi wilayah Four Corners sejak 10.000 tahun silam, jauh sebelum era pertanian dimulai.
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk berhati-hati dalam menyusun tata kelola pangan 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved