Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN orang di Vancouver, Kanada, tewas saat wilayah itu menghadapi gelombang panas. Hal itu diungkapkan pemerintah setempat, Selasa (29/6).
Sedikitnya 134 orang tewas mendadak sejak Jumat (25/6) di Vancouver, berdasarkan data yang dirilis kepolisian kota Kanada itu.
Kepolisian Vancouver mengatakan mereka telah menerima sedikitnya laporan 65 kematian mendadak sejak Jumat (25/6) karena gelombang panas.
Baca juga: Komandan Militer AS Sebut Keamanan di Afghanistan Memburuk
Kematian di Kanada itu terjadi saat suhu udara di negara itu memecahkan rekor tertinggi untuk hari ketiga secara beruntun, Selasa (29/6), dengan suhu mencapai 49,5 derajat Celcius di Lytton, British Columbia, sekitar 250 kilometer di timur Vancouver.
"Vancouver belum pernah merasakan udara panas seperti ini. Sayangnya, hal itu menyebabkan puluhan orang meninggal dunia," ungkap sersan polisi Steve Addison.
Perubahan iklim telah menyebabkan suhu udara mencapai titik tertinggi. Secara global, satu dekade hingga 2019 mencatatkan suhu tertinggi dengan lima tahun terakhir tercatat sebagai tahun terpanas. (AFP/OL-1)
Cuaca ekstrem meningkatkan kadar TNF-alpha serta mengubah jumlah sel darah putih, membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit.
“Adanya perubahan lahan, bangunan-bangunan semakin banyak sehingga menyebabkan panas yang lebih ekstrem,”
BMKG menyebut suhu panas yang sempat melanda sebagian wilayah Indonesia mulai menurun dibandingkan pekan sebelumnya.
Pada Oktober, posisi matahari berada hampir tepat di atas Pulau Jawa dan Bali, sehingga kedua wilayah ini menerima intensitas radiasi matahari yang lebih tinggi.
BMKG memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat meningkat di sebagian wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, 21–27 Oktober 2025 meski cuaca panas masih terjadi
Sinar matahari yang panas dan terik juga akan merangsang syaraf dalam kepala, dan meningkatkan rasa sakit kepala pada penderitanya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved