Rabu 30 Juni 2021, 11:41 WIB

Gelombang Panas di Kanada Tewaskan Ratusan Orang

Basuki Eka Purnama | Internasional
Gelombang Panas di Kanada Tewaskan Ratusan Orang

AFP/Don MacKinnon
Pemandangan Kota Vancouver, Kanada

 

RATUSAN orang di Vancouver, Kanada, tewas saat wilayah itu menghadapi gelombang panas. Hal itu diungkapkan pemerintah setempat, Selasa (29/6).

Sedikitnya 134 orang tewas mendadak sejak Jumat (25/6) di Vancouver, berdasarkan data yang dirilis kepolisian kota Kanada itu.

Kepolisian Vancouver mengatakan mereka telah menerima sedikitnya laporan 65 kematian mendadak sejak Jumat (25/6) karena gelombang panas.

Baca juga: Komandan Militer AS Sebut Keamanan di Afghanistan Memburuk

Kematian di Kanada itu terjadi saat suhu udara di negara itu memecahkan rekor tertinggi untuk hari ketiga secara beruntun, Selasa (29/6), dengan suhu mencapai 49,5 derajat Celcius di Lytton, British Columbia, sekitar 250 kilometer di timur Vancouver.

"Vancouver belum pernah merasakan udara panas seperti ini. Sayangnya, hal itu menyebabkan puluhan orang meninggal dunia," ungkap sersan polisi Steve Addison.

Perubahan iklim telah menyebabkan suhu udara mencapai titik tertinggi. Secara global, satu dekade hingga 2019 mencatatkan suhu tertinggi dengan lima tahun terakhir tercatat sebagai tahun terpanas. (AFP/OL-1)

Baca Juga

Scott Olson/Getty Images/AFP

Joe Biden: Suntikan Booster Covid-19 akan Diberikan Gratis

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 25 September 2021, 11:01 WIB
Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa suntikan booster untuk meningkatkan kekebalan terhadap Covid-19 akan diberikan gratis dan mudah...
AFP/WANG Zhao and Julie DAVID DE LOSSY

2 Warga Kanada yang ditahan di Tiongkok sejak Desember 2018 Telah Dibebaskan

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 25 September 2021, 10:58 WIB
Michael Kovrig dan Michael Spavor ditangkap pada Desember 2018, tidak lama setelah polisi Vancouver menangkap Chief Financial Officer...
AFP/JOHN ANGELILLO

Abbas Ultimatum Israel Agar Tinggalkan WIlayah Palestina Dalam Tempo 1 Tahun

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 25 September 2021, 10:22 WIB
"Kami menegaskan Israel, sebagai kekuatan penjajah, memiliki waktu satu tahun untuk keluar dari wilayah Palestina, yang mereka duduki...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Rivalitas Sengit Menjadi Panglima

PERSAINGAN antara KSAD Jenderal Andika Perkasa dan KSAL Laksamana Yudo Margono untuk menjadi Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto makin sengit.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya