Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGADILAN Amerika Serikat (AS), Kamis (24/6), membekukan izin advokat Rudy Giuliani di Negara Bagian New York karena menyebut kekalahan Donald Trump dalam pemilu presiden AS terjadi karena dicurangi.
Pengadilan New York memutuskan Giuliani membuat pernyataan yang tidak benar saat menjadi kuasa hukum Trump saat mantan Presiden AS itu berusaha membatalkan kekalahannya dari Joe Biden di Pilpres AS.
Pengacara berusia 77 tahun itu membantu kampanye Trump melakukan gugatan di sejumlah negara bagian setelah mengklaim, tanpa bukti, bahwa Partai Demokrat mencurangi pemungutan suara.
Baca juga: Morgan Stanley Wajibkan Karyawannya Divaksin Covid-19
"Pernyataan tidak benar itu dibuat untuk mendongkrak narasi bahwa ada kecurangan dan kliennya dicurangi sehingga kalah dalam Pilpres 2020," ungkap pengadilan.
Pengadilan menambahkan sikap Giuliani itu mengacam kepentingan publik sehingga dia harus dibekukan dari melakukan praktik hukum.
Permintaan agar izin advokat Giuliani dicabut diajukan oleh puluhan pengacara yang mengklaim mereka bertindak untuk melindungi demokrasi AS.
Giuliani bisa mengajukan banding namun pengadilan memperingatkan jika gagal, pencabutan izin advokat Giuliani akan menjadi permanen.
Keputusan pengadilan itu luar biasa mengingat Giuliani pernah menjabat sebagai jaksa agung New York.
Dia juga menjabat sebagai wali kota New York City selama delapan tahun dan menuai pujian karena memimpin kota itu selepas serangan 11 September 2011.
Trump, dalam sebuah pernyataan, Kamis (24/6), menyebut Giuliani sebagai patriot sejati. (AFP/OL-1)
PARA menteri luar negeri Uni Eropa untuk pertama kali dalam pertemuan pada Kamis (29/1) menyebut Amerika Serikat sebagai ancaman bagi benua tersebut.
PRESIDEN AS Donald Trump tengah mempertimbangkan semua opsi terkait situasi dengan Iran, termasuk melancarkan serangan kuat dan menentukan. CNN melaporkan itu pada Rabu (28/1).
KETEGANGAN geopolitik di Timur Tengah mencapai titik didih baru pada awal 2026. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan ultimatum keras kepada Iran.
Federal Reserve (The Fed) hampir dipastikan akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam keputusan kebijakan terbaru yang dijadwalkan diumumkan pada Rabu (28/1) sore waktu setempat
PUTRA Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengatakan kerajaan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya atau wilayah teritorialnya digunakan untuk aksi militer apa pun terhadap Iran.
IRAN menyatakan bahwa mereka masih mempertahankan kendali penuh atas wilayah darat, bawah laut, dan udara Selat Hormuz di tengah kekhawatiran akan kemungkinan serangan AS terhadap Teheran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved