Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAI pasir besar ketiga dalam lima pekan mengubah langit Kota Beijing, Tiongkok, menjadi berwarna sepia dan membuat kualitas udara di ibu kota Tiongkok tersebut turun drastis.
Badai yang disebabkan oleh angin dari Mongolia dan barat laut Tiongkok yang dilanda kekeringan, mengirimkan tingkat polutan PM10 yang dapat menembus paru-paru hingga 999 mikrogram per meter kubik atau hampir dua kali lipat tahap "berbahaya" yang ditunjukkan oleh indeks kualitas polusi udara Beijing.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan bahwa tingkat tidak melebihi 20 mikrogram per meter kubik dalam periode 24 jam.
"Ada hubungan kuantitatif yang erat antara paparan konsentrasi tinggi partikulat kecil (PM10 dan PM2.5) dan peningkatan mortalitas atau morbiditas, baik setiap hari maupun dari waktu ke waktu,” kata WHO.
“Partikel pasir berasal dari Mongolia dan wilayah Tiongkok di Mongolia Dalam, dan angin kencang diperkirakan membawa polutan ke Tiongkok tengah dan timur pada hari Jumat,” kata badan meteorologi Tiongkok.
Jumlah pasir di udara kurang dari itu selama dua badai pasir di Tiongkok utara bulan lalu, tetapi kecepatan angin lebih tinggi, memungkinkan cuaca berdebu untuk bergerak lebih cepat dan lebih jauh, menurut badan meteorologi.
"Saya merasa tidak enak badan. Kami mengalami beberapa badai debu tahun ini,” kata Gary Zi, warga Beijing berusia 48 tahun yang bekerja di sektor keuangan.
“Kualitas (udaranya) jauh lebih buruk dari tahun-tahun sebelumnya. Bernapas menjadi sulit. Pasir masuk ke mata dan hidungmu,” imbuhnya.
Saat badai melanda Beijing, tim ahli kehutanan dan meteorologi pemerintah tiba di Mongolia Dalam untuk melakukan penelitian terhadap badai pasir.
Delegasi dari wilayah Gansu yang gersang di Tiongkok mengatakan dalam sebuah proposal kepada parlemen bulan lalu bahwa lebih dari setengah dari badai debu yang turun di Tiongkok setiap tahun datang dari luar negeri, terutama dari selatan Mongolia.
Beijing telah menanam jutaan pohon di sepanjang perbatasannya untuk memblokir badai pasir, bagian dari proyek yang dikenal sebagai "Tembok Hijau Besar".
"Saya merasa ini semua adalah akibat perubahan iklim," kata seorang warga Beijing lain sembari menyeka debu dari sepeda motornya di dekat China World Trade Center.
“(Kami) tidak bisa berbuat banyak tentang itu,” imbuhnya. (Aiw/The Guardian/OL-09)
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Jepang tangkap kapal nelayan Tiongkok di Nagasaki. Ketegangan meningkat seiring sikap keras PM Sanae Takaichi terkait isu Taiwan dan ancaman militer Beijing.
Koster berharap kedepan hubungan baik antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Tiongkok dapat meningkatkan hubungan kerjasama antara Provinsi Bali dengan Pemerintah Tiongkok.
Dalam tradisi Tiongkok kuno, feng shui berkembang sebagai sistem penataan ruang berbasis pengelolaan energi (qi) untuk menjaga keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan kekuasaan.
Timnas Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan Tiongkok usai kalah 2-3 dalam laga uji coba Indonesia vs China di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Rabu (11/2) malam
Karakter Draco Malfoy, rival abadi Harry Potter dari asrama Slytherin, mendadak menjadi ikon tak terduga dalam perayaan Imlek 2026 di Tiongkok.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved