Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Ditemukan Klaster Covid-19, Brisbane Di-lockdown

Basuki Eka Purnama
30/3/2021 08:27
Ditemukan Klaster Covid-19, Brisbane Di-lockdown
Seorang pemilik hotel mengunci hotel miliknya setelah pemerintah Brisbane, Australia, memberlakukan lockdown covid-19.(AFP/Patrick HAMILTON)

LEBIH dari 2 juta warga Brisbane diperintahkan menjalani lockdown selama tiga hari pada Senin (29/3) setelah ditemukan klaster covid-19 di kota ketiga terbesar di Australia itu.

Itu merupakan lockdown ketiga di Brisbane dan wilayah sekitarnya pada tahun ini.

Lockdown kali ini diberlakukan setelah tujuh orang dinyatakan positif covid-19, terbanyak di Australia dalam beberapa pekan terakhir.

Baca juga: UEA dan Tiongkok Kerja Sama Produksi Vaksin Sinopharm

"Kasus covid-19 kali ini merupakan varian Inggris. Varian ini sangat menular. Kini, kita harus melakukan ini untuk mencegah lockdown yang lebih lama," ujar premier Negara Bagian Queensland Anastacia Palaszczuk.

"Kita telah melihat apa yang terjadi di negara lain. Saya tidak ingin hal itu terjadi di Queensland. Saya tidak ingin hal itu terjadi di Australia," imbuhnya.

Sekolah, restoran, dan bar harus ditutup pada pukul 17.00, Senin (29/3), namun warga masih diizinkan pergi bekerja, membeli makanan, berolahraga, dan mendapatkan perawatan medis.

Mengenakan masker juga menjadi wajib di seluruh wilayah Queensland setelah seorang warga yang terinfeksi covid-19 melakukan perjalanan di Gladstone.

Australia cukup sukses menekan kasus covid-19 dengan hanya lebih dari 20 ribu kasus dan 909 sembilan kematian sejak awal pandemi. (AFP/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya