Senin 08 Maret 2021, 21:01 WIB

Iran Puji Kunjungan Paus Fransiskus ke Irak

Mediaindonesia.com | Internasional
Iran Puji Kunjungan Paus Fransiskus ke Irak

AFP/Ayatollah Sistani's Media Office.
Grand Ayatollah Ali al-Sistani (kiri) pertemuan dengan Paus Fransiskus dan delegasinya.

 

KEMENTERIAN Luar Negeri Iran menyebut perjalanan Paus Fransiskus ke negara tetangga, Irak, sangat baik dan konstruktif. Ini menggambarkan pertemuan Paus dengan pejabat tinggi Syiah negara itu sebagai penyampaian perdamaian antaragama.

Paus Fransiskus bertemu Ayatollah Agung Ali Sistani--otoritas bagi sebagian besar muslim Syiah di seluruh dunia--di kota Najaf di Irak selama kunjungan pertama Paus ke negara itu.

"Kunjungan paus ke Irak merupakan kunjungan yang sangat bagus dan penting," kata juru bicara kementerian Saeed Khatibzadeh kepada wartawan pada konferensi pers, Senin (8/3). Menurutnya, perjalanan konstruktif itu dimungkinkan berkat Irak yang tenang dan aman.

Komentar Khatibzadeh itu mewakili reaksi pertama dari Iran, negara mayoritas Syiah seperti Irak. "Irak, dengan keberanian rakyat Irak, kebijaksanaan otoritas (agama), dan darah murni yang tertumpah dalam menghadapi ekstremisme dan konspirasi asing, kini telah mencapai keadaan aman," tambahnya.

Teheran, dengan sekutunya dalam pasukan paramiliter Hashed al-Shaabi yang disponsori negara Baghdad, membantu pasukan Irak melawan ISIS. Irak memproklamasikan kemenangan atas ISIS pada akhir 2017.

"Pertemuan dengan otoritas tinggi (agama) Irak, Ayatollah Sistani, dengan sendirinya menunjukkan dialog antaragama dan kedekatan antaragama," kata Khatibzadeh. Dia mencatat bahwa tidak ada pesan lain selain dialog, perdamaian, dan persahabatan antaragama dan kerja sama antarperadaban. "Ini berbeda dengan mereka yang mencari kekerasan dan pertumpahan darah."

Sistani, sejatinya seorang warga Iran, dianggap sebagai kritikus doktrin Wiliyat-i-Faqih (Perwalian atau Pemerintahan oleh Ulama atau Ahli Hukum Islam) yang berkuasa di Iran, dan dianggap lebih memilih pemisahan agama dan negara.

Di Baghdad pada Jumat, Paus menyerukan diakhirinya kekerasan dan ekstremisme dan mendesak pejabat di Irak untuk berbuat lebih banyak untuk memerangi korupsi. Kunjungan Paus ke Irak juga telah diterima secara positif oleh banyak pers Iran. (AFP/OL-14)

Baca Juga

DAWEI WATCH / AFP

Kendati Libur Thingyan, Demo Anti-Kudeta Militer Myanmar Berlanjut

👤 Nur Aivanni 🕔Selasa 13 April 2021, 16:20 WIB
Kendati libur nasional, para aktivis pro-demokrasi Myanmar berjanji untuk mengadakan serangkaian aksi protes pekan ini untuk terus menekan...
Yuki IWAMURA / AFP

Jepang Siap Buang Air Olahan Limbah Nuklir Fukushima ke Laut

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 13 April 2021, 13:10 WIB
Jepang akan melepaskan lebih dari satu juta ton air olahan dari pembangkit nuklir Fukushima yang bocor ke...
AFP/Olga MALTSEVA

Pabrik Bersejarah di Saint Petersburg Terbakar

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 13 April 2021, 12:11 WIB
Sebanyak 40 orang dievakuasi dari pabrik itu dan sebuah hotel yang berada di dekat pabrik itu dikosongkan dan tamunya...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya