Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) memberikan persetujuan penggunaan darurat untuk vaksin Covid-19 AstraZeneca pada Senin (15/2). Itu berarti distribusi dapat dimulai ke negara-negara miskin yang kekurangan dosis untuk melawan pandemi.
Vaksin AstraZeneca-Oxford membentuk sebagian besar batch yang mengantre melalui program Covax, yaitu program global yang bertujuan untuk mendapatkan dan mengirimkan vaksin secara adil ke seluruh dunia.
Hal tersebut merupakan vaksin Covid-19 kedua yang menerima otorisasi WHO, setelah vaksin Pfizer-BioNTech.
"WHO hari ini mendaftarkan dua versi vaksin covid-19 AstraZeneca-Oxford untuk penggunaan darurat, memberikan lampu hijau untuk vaksin ini untuk diluncurkan secara global melalui Covax," kata badan kesehatan PBB itu dalam sebuah pernyataan.
Kedua versi yang diberi cap persetujuan tersebut diproduksi oleh Serum Institute of India (SII) dan SKBio di Korea Selatan. Diperlukan tinjauan terpisah untuk setiap proses produksi, meskipun vaksinnya sama.
"Negara-negara yang tidak memiliki akses vaksin hingga saat ini akhirnya dapat mulai memvaksinasi petugas kesehatan dan populasi yang berisiko, berkontribusi pada tujuan fasilitas Covax untuk distribusi vaksin yang adil," kata Asisten Direktur Jenderal WHO dr.Mariangela Simao.
Vaksin AstraZeneca dari India dan Korea Selatan terdiri dari hampir semua dari 337,2 juta dosis awal yang disiapkan untuk gelombang pertama distribusi Covax, yang akan mulai bergerak pada akhir Februari 2021.
Sekitar 145 negara yang berpartisipasi ditetapkan untuk menerima dosis yang cukup untuk mengimunisasi 3,3% dari populasi kolektif mereka pada pertengahan 2021.
Gelombang pertama mencakup 240 juta dosis AstraZeneca SII, 96 juta dosis AstraZeneca Korea Selatan dan 1,2 juta dosis Pfizer. Kedua vaksin tersebut membutuhkan dua dosis yang disuntikkan. (AFP/Nur/OL-09)
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Program vaksinasi PMK juga dilakukan secara serentak dalam dua periode secara nasional.
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Jemaah haji perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
WHO terus memantau sejumlah penyakit infeksi paru berat seperti flu burung, MERS, influenza berat, dan virus Nipah yang berisiko tinggi bagi kesehatan global.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi memasukkan virus Nipah (NiV) ke dalam daftar patogen prioritas yang berpotensi memicu pandemi berikutnya.
DISEASE Outbreak News (DONs) dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan laporan resmi meninggalnya pasien akibat infeksi virus Nipah (NiV) di Banglades
LEBIH dari 18.500 pasien di Gaza, Palestina, membutuhkan pengobatan medis khusus yang tidak tersedia di daerah kantong tersebut. Demikian menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
BARU-baru ini outbreak virus Nipah menyebabkan kewaspadaan kesehatan di banyak negara Asia. Infeksi virus Nipah pada manusia menyebabkan berbagai gejala, kenali penularan dan pengobatannya
LEDAKAN teknologi digital telah menyusup ke setiap sudut kehidupan anak-anak Indonesia, membawa kemudahan sekaligus ancaman diam-diam: krisis gaya hidup pasif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved