Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG anggota tim peneliti WHO yang berangkat ke Tiongkok untuk mengeksplorasi asal-usul pandemi covid-19 mengeluarkan kecaman atas intelijen AS setelah Departemen Luar Negeri meragukan transparansi penelitian mereka.
“Presiden Joe Biden harus terlihat tangguh di Tiongkok,” tulis pakar Peter Daszak dalam tweet saat misi berakhir. "Tolong jangan terlalu bergantung pada intel AS, semakin terlepas di bawah Trump dan terus terang salah dalam banyak aspek," imbuhnya.
Misi WHO ke Tiongkok berakhir tanpa menemukan sumber virus korona yang telah menewaskan lebih dari 2,3 juta orang di seluruh dunia. Ketika mereka menyelesaikan misi, Daszak selaku ahli zoologi Inggris dan ahli ekologi penyakit men-tweet bahwa mereka bekerja di bawah lingkungan yang paling bermuatan politik.
Kemudian dia mengeluarkan tweet luar biasa yang mereferensikan Biden langsung mengarungi geopolitik pekat yang mencakup kisah asal pandemi. Komentar Daszak terkait dengan artikel yang merujuk pada komentar Departemen Luar Negeri AS yang meragukan transparansi kerja sama Tiongkok dengan misi WHO.
Beijing sangat ingin menghilangkan kritik atas penanganannya terhadap tahap awal wabah yang kacau. Mantan Presiden AS Donald Trump sering menyalahkan Tiongkok dan mengulangi teori kontroversial bahwa kebocoran laboratorium mungkin menjadi sumber pandemi.
Tim WHO juga menyimpulkan bahwa teori eksperimen laboratorium yang salah sangat tidak mungkin menjadi sumber. Tim itu pun memperkenalkan jalan penyelidikan baru bertepatan dengan pandangan Tiongkok bahwa virus mungkin berasal dari luar negeri atau disebarkan oleh makanan beku.
Meskipun gagal menemukan asal-usul virus, setahun setelah pandemi dimulai, tim ahli asing setuju bahwa virus kemungkinan berpindah dari kelelawar ke spesies hewan yang tidak diketahui sebelum ditularkan ke manusia. (The Guardian/OL-14)
Swis resmi bekukan ekspor senjata baru ke AS demi jaga netralitas di tengah perang Iran. Bern juga tutup ruang udara bagi penerbangan militer Washington ke Timur Tengah.
AS setujui syarat Iran untuk fokuskan negosiasi hanya pada program nuklir. Mediasi negara Teluk berhasil tekan Washington guna hindari konflik regional lebih luas.
Iran bantah klaim Trump soal negosiasi & ancam negara sekutu AS. Simak update terkini kondisi Pulau Kharg hingga dampak tewasnya Ali Khamenei di sini
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Komandan Shenzhou 21, Zhang Lu, baru saja mengukir sejarah sebagai astronaut Tiongkok dengan aktivitas luar kendaraan (EVA) terbanyak. Simak detail misinya!
Kuba hadapi krisis energi terburuk akibat blokade minyak AS. Tiongkok gerak cepat pasok teknologi solar sebagai tandingan dominasi geopolitik Donald Trump.
Angkatan Laut AS memensiunkan kapal penyapu ranjau di tengah ancaman Iran di Selat Hormuz. Simak perbandingan kekuatan maritim AS vs Tiongkok di sini.
Iran intensifkan GPS spoofing menggunakan teknologi Beidou Tiongkok. Simak dampaknya bagi penerbangan militer AS dan Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved