Kamis 19 November 2020, 09:51 WIB

Setelah 20 Bulan, Boeing 737 Max Diizinkan Terbang Lagi

Insi Nantika Jelita | Internasional
Setelah 20 Bulan, Boeing 737 Max Diizinkan Terbang Lagi

AFP/ David Ryder/Getty Images
Pesawat Boeing 737 Max diparkir di fasilitas milik Boeing di Renton, Washington, Amerika Serikat.

 

ADMINISTRASI Penerbangan Federal Amerika Serikat (AS), Rabu (18/11), mengizinkan Boeing 737 Max mengudara lagi, mengakhiri larangan terbang selama 20 bulan.

Pesawat jet terlaris di armada Boeing itu dilarang terbang pada Maret 2019 setelah dua kecelakaan fatal yang menewaskan 346 orang.

Proses persetujuan pesawat itu untuk mengangkut penumpang telah berlangsung lebih lama dari perkiraan semula dan menelan biaya lebih dari US$20 miliar, menurut perusahaan itu, dilansir CNN, Kamis (19/11).

Baca juga: Pelosi Terpilih Jadi Pemimpin Partai Demokrat di DPR AS

Tindakan Administrasi Penerbangan Federal dianggap langkah pertama dalam memungkinkan 59 maskapai penerbangan itu mengudara kembali, yang tersebar di 32 negara

Perizinan itu dilaporkan hanya mencakup penerbangan domestik AS untuk jet 737 Max yang dioperasikan American, United, dan Southwest Airlines, total 72 pesawat.

Penerbangan ke luar negeri memerlukan persetujuan dari otoritas penerbangan negara tujuan.

Perubahan yang diperlukan pada 737 Max ialah adanya identifikasi dalam proses persetujuan yang harus dipasang dan Administrasi Penerbangan Federal harus memeriksa masing-masing pesawat. Pilot juga harus menyelesaikan pelatihan tambahan.

Yang belum jelas adalah apakah penumpang akan berusaha menghindari terbang dengan 737 Max setelah penerbangan tersebut dilanjutkan.

Maskapai penerbangan AS tidak lagi mengenakan biaya perubahan kepada penumpang yang mengubah rencana perjalanan mereka, jadi penerbang yang ingin memesan dari penerbangan 737 Max dapat melakukannya tanpa penalti.

"Jika pelanggan tidak ingin terbang dengan 737 Max, mereka tidak perlu melakukannya," kata sebuah surat dari eksekutif American Airline kepada karyawan maskapai tersebut pada Rabu. (CNN/OL-1)

Baca Juga

AFP

Tiongkok Bangun Pusat Karantina Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 19 Januari 2021, 21:55 WIB
Tiongkok berada dalam siaga tinggi untuk potensi gelombang kasus yang dipicu oleh liburan Tahun Baru Imlek...
AFP

Selandia Baru Prioritaskan Vaksin untuk Pekerja Berisiko

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Selasa 19 Januari 2021, 21:00 WIB
Kritikus mengecam pemerintah, dengan mengatakan Selandia Baru tertinggal di belakang negara-negara...
AFP/Ahmad Gharabli

WHO Prihatin Timpangnya Akses Vaksin Covid-19 di Israel-Palestina

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 Januari 2021, 20:52 WIB
Kelompok hak asasi mengatakan Israel memiliki tanggung jawab sebagai kekuatan pendudukan untuk memberikan vaksin kepada warga Palestina di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya