Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

PM Inggris Isolasi Mandiri Usai Kontak dengan Pasien Covid-19

Nur Aivanni
16/11/2020 06:47
PM Inggris Isolasi Mandiri Usai Kontak dengan Pasien Covid-19
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson(AFP/Niklas HALLE'N)

PERDANA Menteri Inggris Boris Johnson melakukan isolasi mandiri setelah diberi tahu dia melakukan kontak dengan seseorang yang dites positif covid-19. Hal itu dikatakan para pejabat, Minggu (15/11).

"Dia akan terus bekerja dari Downing Street, termasuk memimpin tanggapan pemerintah terhadap pandemi covid-19," menurut sebuah pernyataan dari kantornya.

Pernyataan tersebut mengatakan Johnson dalam kondisi baik dan tidak memiliki gejala covid-19.

Baca juga: Austria Perketat Pembatasan Covid-19

Pada Kamis (12/11), Johnson bertemu sekelompok kecil anggota parlemen selama sekitar setengah jam, termasuk orang yang kemudian mengalami gejala covid-19 dan dinyatakan positif.

Pada Minggu (15/11), dia diberitahu oleh sistem Tes dan Jejak Layanan Kesehatan Nasional dan dikatakan bahwa dia harus melakukan isolasi mandiri karena sejumlah faktor, termasuk lamanya pertemuan.

Para pejabat mengatakan mereka akan membahas dengan otoritas parlemen bagaimana Johnson dapat mengambil bagian dari jarak jauh dalam urusan Parlemen.

"Dia berencana terus berbicara dengan negara selama masa isolasi mandirinya," kata mereka.

Namun, pernyataan itu tidak mengatakan berapa lama Johnson berencana melakukan isolasi mandiri tersebut, tetapi pedoman otoritas kesehatan Inggris menyebutkan siapa pun yang dihubungi sistem Tes dan Jejak Layanan Kesehatan Nasional harus dikarantina selama 14 hari.

Pada April lalu, Johnson dirawat di ruang perawatan intensif rumah sakit setelah tertular covid-19. (CNA/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya