Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pemimpin dunia mengutuk penikaman yang mematikan di kota Nice, Prancis, yang disebut Prancis sebagai serangan teroris Islam, pada Kamis (29/10). Kecaman datang mulai dari Presiden AS Donald Trump hingga para pemimpin Eropa.
"Hati kami bersama rakyat Prancis. Amerika berdiri bersama sekutu tertua kami dalam pertarungan ini," cuit Trump dalam akun Twitter-nya.
Ia pun mengatakan serangan teroris Islam radikal harus segera dihentikan.
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif juga mengutuk serangan itu. Ia mengatakan perdamaian tidak bisa dicapai dengan provokasi yang buruk.
Sementara itu, Qatar menyuarakan kecaman keras dan mengulangi penolakannya terhadap kekerasan dan terorisme, terutama terhadap tempat ibadah dan apa pun motifnya.
Baca juga: Prancis Berlakukan Darurat Keamanan Pasca Serangan Teroris
Para pemimpin Uni Eropa pun dengan cepat menyatakan solidaritasnya dengan Prancis dan berjanji untuk menghadapi mereka yang berupaya menghasut dan menyebarkan kebencian.
"Saya mengutuk serangan keji dan brutal yang baru saja terjadi di Nice dan saya bersama Prancis dengan sepenuh hati," cuit Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.
"Kami akan tetap bersatu dan bertekad dalam menghadapi kebiadaban dan fanatisme," imbuhnya.
Kanselir Jerman Angela Merkel pun sangat terguncang oleh pembunuhan brutal tersebut. Ia mengatakan bahwa pikirannya bersama keluarga dari mereka yang terbunuh dan terluka.
"Jerman mendukung Prancis pada masa yang sulit ini," katanya. (AFP/OL-5)
Prancis menyatakan membantu menjaga keamanan pelayaran di Selat Hormuz. Namun, langkah konkret baru akan diambil setelah tercapai gencatan senjata.
Presiden Emmanuel Macron bantah klaim Donald Trump. Prancis pastikan tidak kirim kapal perang ke Selat Hormuz di tengah perang Iran-AS-Israel 2026.
Prancis tengah mengupayakan misi gabungan untuk menjamin keamanan kapal tanker di Selat Hormuz pascablokade Iran. Menlu Prancis bawa inisiatif ini ke Uni Eropa.
PRANCIS berada dalam posisi dilematis di tengah perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Presiden Emmanuel Macron mengkritik serangan militer terhadap Iran
Pemerintah Prancis mengerahkan kapal-kapal angkatan laut, termasuk kelompok serang kapal induknya ke Mediterania,
Secara keseluruhan, Prancis akan mengerahkan delapan kapal perang, kelompok kapal induk, dan dua kapal induk helikopter ke wilayah tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved