Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKITAR 60 ribu warga Los Angeles, Senin (26/10), meninggalkan kediaman mereka saat kebakaran lahan menghanguskan sekitar 3 ribu hektare lahan, menutup jalan raya, dan melukai dua pasukan pemadam kebakaran.
Kebakaran yang diberi nama Kebakaran Silverado itu terjadi pada pagi hari di kaki Bukit Irvine yang terletak 60 kilometer di tenggara Los Angeles. Kebakaran itu menyebar cepat karena kondisi yang kering dan angin kencang.
"Ini gila. Bahkan, di dalam mobil, mata, hidung, dan tenggorokan saya terasa terbakar," ujar Frederic Laporte, warga negara Prancis yang memulangkan seluruh karyawannya di Irvine.
Baca juga: AS Jual Sistem Pertahanan Pantai Senilai US$2,4 M ke Taiwan
Kebakaran itu berlipat menjadi hampir empat kali lipat pada sore hari, menyeberang jalan tol dan menutupi wilayah dengan asap dan debu.
Sekitar 20 ribu rumah dievakuasi bersama sejumlah sekolah yang diperintahkan ditutup pada Selasa (27/10).
Badan Cuaca Nasional AS memperingatkan bahwa kombinasi kelembaban yang rendah, tanaman yang kering, dan angin kencang bisa memicu kebakaran lahan hebat pada tahun ini. (AFP/OL-1)
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Berdasarkan evaluasi nasional, luas karhutla sepanjang 2025 tercatat sekitar 359 ribu hektare atau 0,19 persen dari total daratan Indonesia.
YAYASAN Madani Berkelanjutan mencatat bahwa hingga Agustus 2025 terdapat sekitar 218 ribu hektare area indikatif lahan gambut terbakar.
MEMASUKI pekan terakhir bulan Agustus 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah peristiwa bencana hingga Selasa (26/8) pukul 07.00 WIB.
Kebakaran melanda Arthur’s Seat, bukit ikonik di Edinburgh, Skotlandia. Api cepat menjalar di Holyrood Park, memaksa evakuasi warga dan wisatawan.
Kementerian Kehutanan menindak tegas pelaku kebakaran hutan. Sebanyak 10 korporasi telah disegel dan dalam penyelidikan dan 2 perusahaan dikenakan sanksi administratif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved