Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBERIAN nama jalan Presiden Joko Widodo di Uni Emirat Arab (UEA) merupakan sebuah kehormatan bagi Indonesia. Sebab, tidak semua pemimpin negara lain memperoleh perlakuan serupa yang diberikan UEA.
"Tidak banyak pemimpin atau tokoh lain yang mendapatkan kehormatan semacam ini," kata Anggota Komisi I DPR Willy Aditya, Rabu (21/10).
Wakil Ketua Fraksi NasDem itu mengungkapkan, pemberian itu bukan sembarangan. Menurutnya, hal itu merupakan buah dari kerja sama yang terjalin antara kedua negara, terutama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan UEA.
Baca juga: Jokowi Terima Surat Kepercayaan Sejumlah Dubes Negara Sahabat
"Saya kira itu karena hubungan yang sudah terjalin lama antara beliau dengan pemerintah UEA. Setahu saya, bahkan sejak Pak Jokowi menjadi Wali Kota Solo," ungkap dia.
Hubungan itu semakin mesra setelah Jokowi menjabat sebagai Presiden Indonesia. Hal itu terlihat dari beberapa kerja sama kedua negara.
Berbagai investasi UEA masuk ke Indonesia. Di antaranya pembangunan pembangkit listrik di Cirata Jawa Barat dan penyertaan Putra Mahkota Sheikh Mohamed bin Ziyad sebagai Anggota Dewan Pengarah pembangunan Ibu Kota Baru Indonesia.
Selain investasi, Indonesia dan UEA menjalin kerja sama di bidang keagamaan, pendidikan, pertanian, kesehatan, dan penanggulangan terorisme.
"Ini (kerja sama bidang keagamaan, pendidikan, pertanian dan kesehatan) ditandai dengan kunjungan Pak Jokowi ke UEA awal tahun ini," sebut dia.
Dia tidak sepakat jika pemberian nama jalan tersebut sebagai kado UEA terhadap kinerja Jokowi selama menjadi Presiden Indonesia. Suatu negara tidak memiliki hak menilai kinerja seorang kepala pemerintahan di negara lainnya.
"Jadi apa yang diberikan oleh UEA ya lebih tepat disebut sebagai penghargaan dan penghormatan dalam konteks hubungan bilateral dan kerja sama yang telah dilakukan kedua negara selama ini," ujar dia.
Pemerintah UEA mengabadikan nama Presiden RI Joko Widodo sebagai salah satu nama jalan di Abu Dhabi. Jalan tersebut terletak di lokasi strategis, antara Abu Dhabi National Exhibition Center dan Embassy Area, kawasan yang menjadi pusat kantor perwakilan diplomatik.
Nama President Joko Widodo Street diresmikan anggota sekaligus Chairman Abu Dhabi Executive Office, Sheikh Khalid bin Mohammed bin Zayed Al Nahyan pada Senin (19/10). (OL-1)
Uni Emirat Arab (UEA) tegas bantah laporan Bloomberg terkait menipisnya cadangan rudal pertahanan udara di tengah perang AS-Israel vs Iran. Cek faktanya!
Etihad Airways menghentikan sementara seluruh penerbangan dari dan menuju Abu Dhabi akibat penutupan wilayah udara regional.
Laporan lengkap kerusakan infrastruktur di Dubai, termasuk Bandara DXB dan Burj Al Arab, pasca serangan balasan Iran Maret 2026.
Pernyataan itu disampaikan dalam percakapan telepon antara pemimpin de facto Arab Saudi tersebut dengan Presiden UEA Mohamed bin Zayed (MBZ)
Selama ini, hubungan Indonesia dan Uni Emirat Arab memang berkembang pesat, terutama pada sektor energi, infrastruktur, dan proyek-proyek pengembangan ekonomi baru.
Dalam kunjungan kerjanya ke Uni Emirat Arab, Prabowo bertemu langsung dengan Presiden Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan di Istana Qasr Al Bahr, Kamis (26/2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved