Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
ISRAEL dan Bahrain sepakat menjalin hubungan diplomatik penuh, Jumat (11/9), dalam terobosan kedua antara Israel dan tetangga Arabnya setelah menormalisasi hubungan dengan Uni Emirat Arab (UEA), bulan lalu.
Perjanjian terbaru diselesaikan selama panggilan telepon antara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa, menurut pernyataan bersama Amerika Serikat (AS)-Bahrain-Israel yang diterbitkan di Twitter oleh Presiden AS Donald Trump.
Pernyataan itu memuji kesepakatan tersebut sebagai 'terobosan bersejarah' yang dikatakan akan meningkatkan perdamaian di kawasan itu.
Baca juga: Hacker dari Tiga Negara Targetkan Trump dan Biden
"Pembukaan dialog langsung dan hubungan antara dua masyarakat dinamis dan ekonomi maju ini akan melanjutkan transformasi positif Timur Tengah dan meningkatkan stabilitas, keamanan, dan kemakmuran di kawasan," kata pernyataan itu.
Berbicara kepada wartawan di Oval Office saat AS memperingati serangan teroris 11 September 2001, Trump menggembar-gemborkan kesepakatan tersebut, mengatakan ketika ia menjabat pada 2017, Timur Tengah dalam keadaan kacau balau.
"Bahkan pejuang yang hebat pun lelah berperang dan mereka lelah berperang," kata Trump. "Saya bisa melihat banyak hal baik terjadi sehubungan dengan rakyat Palestina."
Keputusan menormalkan hubungan datang satu minggu sebelum UEA dan Israel secara resmi menandatangani pakta selama upacara di Gedung Putih. Trump menjamu Netanyahu dan Menteri Luar Negeri UEA Mohammed bin Zayad.
Kepemimpinan Palestina sebelumnya mengecam kesepakatan UEA-Israel, mengatakan itu tidak melayani kepentingan Palestina dan mengabaikan hak-hak rakyat Palestina.
Otoritas Palestina mengatakan setiap kesepakatan dengan Israel harus didasarkan pada Prakarsa Perdamaian Arab tahun 2002 dengan prinsip 'tanah untuk perdamaian' dan bukan 'perdamaian untuk perdamaian'. (AA/OL-1)
PKS mendukung Presiden Prabowo Subianto menunda pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, Palestina saat meningkatnya konflik Timur Tengah Iran, Amerika Serikat, iran, dan israel
PEMERINTAH Jepang membuka peluang untuk mengerahkan kekuatan militernya dalam misi pembersihan ranjau di Selat Hormuz setelah gencatan senjata antara Iran, Amerika Serikat dan Israel
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Israel dinilai melanggar Pasal 13 terkait perilaku ofensif dan pelanggaran prinsip fair play, serta Pasal 15 mengenai diskriminasi dan pelecehan rasis dalam Aturan Disiplin FIFA (FDC).
Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sekaligus mendorong solusi dua negara (two-state solution).
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Warga Bahrain juga diminta menjauhi lokasi yang mengalami kerusakan atau benda mencurigakan.
Beberapa pangkalan Israel juga menjadi sasaran, terutama pangkalan udara Ramat David dan bandara sipil Haifa.
Amazon Web Services (AWS) mengonfirmasi fasilitas pusat data mereka di UEA dan Bahrain rusak akibat serangan drone. Layanan cloud populer mengalami gangguan teknis.
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, menegaskan Iran menolak negosiasi dengan AS.
Korps Garda Revolusi Iran menargetkan kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan markas Angkatan Udara Israel dengan rudal Khyber.
Timur Tengah membara! Iran luncurkan 'Operasi Truthful Promise 4' dan serang pangkalan angkatan laut AS di Bahrain. Simak laporan terkini dampak serangan rudal tersebut di sini
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved