Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
ISLAMIC State (IS), Senin (7/9), mengaku bertanggung jawab atas insiden penusukan di Tunisia, sehari sebelumnya, yang menewaskan seorang perwira garda nasional dan melukai lainnya.
Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di laman daring propaganda IS, Amaq, IS menyebut pejuang mereka telah melakukan serangan pada Minggu (6/9) di kota pesisir Tunisia, Sousse.
Klaim tersebut muncul setelah pihak berwenang Tunisia mengumumkan penangkapan tujuh orang yang diduga terlibat serangan mematikan itu.
Baca juga: Polisi Inggris Tangkap Pria Terduga Penikaman Massal
Juru bicara garda nasional Housameddine Jbabli, Senin (7/9), mengatakan kepada Radio Shems bahwa tujuh tersangka ditahan otoritas antiterorisme. Pasukan Tunisia juga menembak mati tiga tersangka penyerangan itu.
Di antara tujuh orang yang ditahan, terdapat istri dari salah satu penyerang yang tewas dan dua saudara laki-lakinya.
Jbabli menyampaikan penyelidikan awal menunjukkan para penyerang telah mengembangkan hubungan dengan jaringan asing secara daring untuk mencari tahu cara membuat bahan peledak.
Adapun, Sousse, kota wisata yang menjadi target serangan itu merupakan lokasi ekstremis paling mematikan di Tunisia pada 2015. Saat itu, terjadi pembantaian yang menewaskan 38 orang, kebanyakan dari mereka turis Inggris. Sehingga, serangan itu memberikan pukulan telak bagi sektor pariwisata Tunisia, pilar ekonomi negara Afrika Utara.
Pada 2015, terjadi tiga serangan besar mematikan yang diklaim kelompok IS. Serangan di museum ibu kota Bardo pada Maret menewaskan 21 turis asing dan seorang penjaga keamanan. Kemudian, diikuti tiga bulan setelahnya dengan penembakan di Sousse, yang menewaskan 38 turis.
Pada November 2015, ledakan bom di sebuah bus di pusat kota Tunis menewaskan 12 pengawal presiden.
Serangan di Tunisia sudah terjadi sejak revolusi rakyat pada 2011. Serangan jihadis telah menewaskan puluhan personel keamanan, warga sipil, dan turis asing. Serangan bunuh diri pun terjadi terhadap pasukan keamanan yang melindungi kedutaan AS di Tunis.
Meski situasinya telah membaik secara signifikan sejak 2015, Tunisia tetap dalam keadaan darurat. Serangan terhadap pasukan keamanan terus berlanjut, terutama di daerah terpencil di sepanjang perbatasan dengan Aljazair. (France24/OL-1)
Tunisia tampil dominan di laga pembuka Grup C AFCON 2025 dengan mengalahkan Uganda 3-1. Elias Achouri jadi bintang kemenangan lewat sumbangan dua gol.
ARMADA Sumud Maghreb pada Rabu (17/9) malam mengumumkan bahwa kapal ke-13 dari total 23 kapal telah meninggalkan Tunisia menuju Jalur Gaza.
AKTIVIS Muhammad Husein memberikan perkembangan terbaru misi Global Sumud Flotilla yang tengah berlayar menuju Jalur Gaza.
Keberangkatan Armada Sumud itu menuju Gaza dari Tunisia masih mengalami penundaan. Cuaca buruk dan kendala logistik sebagai alasan utama.
Otorits Tunisia membantah laporan serangan drone terhadap rombongan armanda kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang berlayar ke Gaza.
SEBANYAK 12 aktivis di kapal Madleen gagal menembus blokade Israel. Namun gerakan itu membakar ribuan aktivis lain sedunia untuk meluncurkan Konvoi Global ke Gaza.
Polda Metro Jaya ungkap motif cemburu di balik penusukan dua pemuda di Cililitan. Satu korban tewas, pelaku RS berhasil ditangkap
Dua remaja menjadi korban penusukan di Condet, Jakarta Timur. Satu tewas, satu luka berat. Polisi menangkap pelaku dan mengungkap kronologi kejadian.
Tim Buser Presisi kemudian melakukan pemantauan dan berhasil menangkap pelaku saat sedang mengendarai sepeda motor.
Ayah tiga anak itu menyatakan bertanggung jawab atas kematian Anggi Anggara, 27, dalam sebuah pertengkaran Kamis pagi (1/5) di Pasar Angso Duo, Kota Jambi.
Insiden penusukan tragis terjadi di Sekolah Notre-Dame-de-Toutes-Aides di Nantes, Prancis barat, yang menewaskan seorang remaja perempuan dan melukai tiga siswa lainnya.
POLISI menangkap MNA, 19, dan FF, 20, pelaku penusukan seorang wanita berinisial S, 19, di sebuah mall kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Polisi menyebut MNA membuang pisau usai beraksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved