Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Covid-19 Melonjak, Katalonia Lockdown 200.000 Orang

Haufan Hasyim Salengke
06/7/2020 01:15
Covid-19 Melonjak, Katalonia Lockdown 200.000 Orang
Covid-19 Melonjak, Katalonia Lockdown 200.000 Orang(AFP)

OTORITAS wilayah di timur laut Spanyol yang kaya, Katalonia, Sabtu (4/7), melakukan tindakan penguncian atau lockdown area berpenduduk sekitar 200.000 orang di dekat Kota Lerida, menyusul lonjakan kasus virus korona baru (covid-19).

Langkah itu datang ketika liburan musim panas dimulai di Spanyol dan negara itu mulai menerima kembali pelancong asing dari 12 negara di luar Uni Eropa. Spanyol telah membuka perbatasannya untuk orang-orang dari zona bebas visa Uni Eropa, Schengen, dan Inggris pada 21 Juni.

“Kami telah memutuskan untuk mengurung zona del Segria setelah data mengonfirmasikan kenaikan tajam kasus infeksi covid-19,” kata Presiden Regional Katalonia, Quim Torra, kepada wartawan, seraya menambahkan tidak ada seorang pun yang diizinkan memasuki atau meninggalkan daerah itu.

Menteri Kesehatan Regional Alba Verges mengatakan pertemuan lebih dari 10 orang dan kunjungan ke rumah pensiun akan dilarang. Spanyol telah menjadi salah satu negara yang paling parah dilanda pandemi covid-19 dengan 28.385 kematian, korban tertinggi keempat di Eropa setelah Inggris, Italia, dan Prancis.

Pada Jumat, negara itu mencatat 17 kematian akibat covid-19 dalam 24 jam, jumlah tertinggi harian sejak 19 Juni. Jumlah total kasus yang tercatat sekarang mencapai 250.545 di negara berpenduduk 47 juta ini, peringkat ketiga di Eropa setelah Rusia dan Inggris.

Sementara itu, jumlah kematian covid-19 di Meksiko naik menjadi 30.366, Sabtu (4/7). Angka terakhir membuat Meksiko melewati Prancis untuk menjadi negara dengan jumlah kematian tertinggi kelima terkait pandemi global, menurut Kementerian Kesehatan.

“Sampai hari ini, tercatat 30.366 orang yang dites positif covid-19 di laboratorium telah meninggal,” ujar Jose Luis Alomia, Direktur Nasional Departemen Epidemiologi Kementerian Kesehatan, pada konferensi pers.


Rekor baru

Sementara itu, Afrika Selatan, Sabtu (4/7), melaporkan lebih dari 10.000 infeksi virus korona baru, lompatan harian tertinggi di negara itu yang melesat menuju lonjakan yang diperkirakan. 

Penghitungan harian yang dikeluarkan kementerian kesehatan menunjukkan 10.853 kasus covid-19 baru, menambah angka kumulatif menjadi 187.977. Korban tewas 3.026 jiwa, setelah 74 kematian baru dikonfirmasi. Otoritas kesehatan telah memprediksikan kasus setelah selesai melonggarkan kuncian ketat yang diberlakukan pada 27 Maret.

“Apa yang harus kami coba lakukan ialah menyeimbangkan, menyelamatkan nyawa rakyat kami, dan juga melestarikan mata pencaharian, dan itu adalah keseimbangan yang rapuh,” kata Presiden Cyril Ramaphosa.

Presiden Ghana Nana Akufo-Addo akan melakukan isolasi sendiri selama 14 hari atas saran dokter setelah seseorang dalam lingkaran terbukti positif virus korona, kata pemerintah dalam sebuah pernyataan, Sabtu (4/7) malam.

“Dia, seperti pada hari ini, dinyatakan negatif, tetapi telah memilih untuk mengambil tindakan ini (isolasi diri) untuk kehati-hatian,” kata pernyataan itu, menambahkan presiden akan terus bekerja selama periode tersebut, sesuai dengan protokol keselamatan covid-19.

Pernyataan itu tidak mengatakan apakah orang dekat itu ialah staf atau anggota keluarga. Ghana telah mencatat 19.388 kasus virus korona, salah satu kasus ter tinggi di Afrika sub-Sahara, dengan 117 kematian.  (AFP/France24/CNA /I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya