Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

New York Buka kembali Roda Perekonomian

Nur Aivanni
10/6/2020 00:10
New York Buka kembali Roda Perekonomian
(AFP)

NEW York City, Amerika Serikat, yang menjadi pusat penyebaran wabah virus korona baru (covid-19) Amerika mulai membuka kembali sebagian roda ekonomi mereka yang hancur pada Senin (8/6) setelah hampir tiga bulan lockdown.

Sekitar 400 ribu warga New York diizinkan kembali bekerja saat para pengecer mulai menawarkan barang-barang mereka di toko-toko dan tepi jalan di atas trotoar, dengan sektor konstruksi dan manufaktur juga diizinkan memulai kembali produksi mereka.

“Senang bisa kembali,” kata Michael Ostergren, manajer toko buku Shakespeare and Co di Upper West Side, Manhattan. Sejumlah pelanggan datang tak lama setelah pintu dibuka kembali.

“Semua orang ingin keluar dari rumah. Kami baru saja mengambil yang kami tinggalkan pada Maret,” tambah dia. Fase pertama pembukaan kembali New York sedang berlangsung ketika beberapa negara yang paling terpukul di Eropa kembali ke kenormalan baru, bahkan  ketika WHO melaporkan sejumlah kasus baru secara global.

Ketua WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan 136 ribu kasus telah dilaporkan dalam 24 jam terakhir, paling banyak dalam satu hari sejauh ini, dengan mayoritas dari Amerika dan Asia Selatan.

“Meskipun situasi di Eropa membaik, secara global keadaannya memburuk,” kata dia kepada wartawan.

Covid-19 menyebabkan lebih dari 21 ribu kematian terkonfi rmasi dan mungkin berada di New York setelah kota terpadat Amerika itu dengan cepat menjadi titik nol epidemi AS pada akhir Maret. Kepala WHO juga mengingatkan negaranegara yang memiliki tren positif untuk tidak ‘berpuas diri’ karena sebagian besar orang secara global masih rentan terhadap infeksi.

“Ini bukan saatnya bagi negara mana pun untuk melepas pijakannya,” ia mengingatkan. 


Tetap jaga jarak

Wali Kota Bill de Blasio memuji dimulainya pelonggaran pembatasan, tetapi memperingatkan warga bahwa mereka harus terus menjaga jarak sosial dan mencuci tangan secara teratur.

“Ini momen kemenangan bagi warga New York yang berjuang melawan penyakit ini,” kata dia kepada CNN.

“Kembalilah bekerja, tapi ingat untuk tetap berpegang pada aturan cerdas yang kita lakukan sejauh ini.”

Awal dari pembukaan kembali ekonomi terjadi sehari setelah De Blasio mencabut jam malam yang kontroversial selama sepekan yang pemberlakuannya disebabkan penjarahan toko-toko mewah di Manhattan.

Di wilayah Queens, kereta bawah tanah ke Manhattan sedikit lebih sibuk daripada beberapa pekan terakhir, tetapi masih jauh dari angka pravirus korona. Bar-bar New York akan diizinkan buka pada fase tiga, tetapi bioskop dan museum harus menunggu sampai fase empat mungkin akhir Juli--dengan kapasitas yang dikurangi.

Di Belgia, pub dan restoran membuka pintu mereka, tetapi dengan langkah-langkah sosial yang berlaku, sedangkan Irlandia membuka toko dan memungkinkan pertemuan enam orang dan perjalanan terbatas. 

Lebih dari 20 ribu toko pakaian dan sepatu di Buenos Aires diizinkan untuk dibuka pada Senin ketika Argentina memulai pembukaan kembali negara mereka secara bertahap setelah lebih dari dua bulan menerapkan lockdown akibat virus korona. (AFP/France24/Hym/I-1)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya