Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Inggris Boris Johnson, Senin (25/5), mengatakan Inggris bisa membuka kembali semua toko ritel nonesensial pada 15 Juni. Namun, itu akan tergantung pada kemajuan dalam melawan virus korona.
"Pada 15 Juni, kami bermaksud mengizinkan semua ritel yang tidak penting, mulai dari department store hingga toko-toko kecil, untuk dibuka kembali," kata Johnson, seperti dikutip dari Channel News Asia, Selasa (26/5).
Korban meninggal akibat virus korona di Inggris sebanyak 36.914. Angka kematian tersebut adalah yang tertinggi di Eropa.
Baca juga: Pesta Berlanjut Saat Klub Malam di Islandia Dibuka Kembali
Tetapi, jumlah kematian dan infeksi baru telah turun tajam dari puncaknya. Negara itu akan membuka kembali pasar serta sekolah-sekolah untuk anak-anak yang lebih muda pada 1 Juni. Sementara, bagi anak-anak lainnya pada 15 Juni.
"Karena kemajuan yang kami buat, saya bisa, dengan keyakinan, memberi tahu orang-orang Inggris tentang perubahan yang ingin kami perkenalkan saat kami pindah ke langkah kedua," kata Johnson.
Dikutip dari BBC, pedagang harus mematuhi pedoman baru untuk melindungi para pembeli dan pekerja.
Pedoman baru, kata Johnson, telah diterbitkan untuk sektor ritel yang merinci langkah-langkah yang harus mereka ambil untuk memenuhi standar jaga jarak sosial dan kebersihan.
"Toko-toko sekarang punya waktu untuk menerapkan panduan ini sebelum dibuka kembali," katanya. "Ini akan memastikan tidak ada keraguan terkait langkah apa yang harus mereka ambil," tambahnya. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved