Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH kasus covid-19 di seluruh dunia melampaui 4,9 juta pada Rabu (20/5). Jumlah tersebut dirilis Johns Hopkins University yang berbasis di Amerika Serikat. Data yang diumumkan menunjukkan angka kematian di seluruh dunia telah mencapai 323.345, dengan jumlah kesembuhan melebihi 1,68 juta.
Amerika Serikat tetap menjadi negara yang paling terpukul oleh pandemi dengan lebih dari 1,52 juta kasus yang dikonfirmasi dan 91.921 kematian. Inggris menjadi negara dengan jumlah kemarian terbesar di dunia dengan 35.422 kasus sementara Italia dengan 32.169 kasus kematian. Sebanyak 28.025 orang di Prancis telah meninggal akibat virus korona diikuti oleh Spanyol dengan 27.778 kematian.
Sementara itu, Rusia memiliki jumlah kasus tertinggi kedua, hampir 300.000, diikuti oleh Brasil, Inggris, Spanyol dan Italia. Tiongkok, asal virus korona baru, tercatat memiliki 84.063 kasus sejauh ini dan jumlah kematiannya menjadi 4.638.
Secara keseluruhan, virus korona telah menyebar ke 188 negara dan wilayah di seluruh dunia. Meskipun jumlah kasus meningkat, kebanyakan orang yang tertular virus ini menderita gejala ringan sebelum mengalami pemulihan. (AA/R-1)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved