Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Lockdown Berkepanjangan di AS Bisa Sebabkan Kerusakan Permanen

Basuki Eka Purnama
20/5/2020 11:51
Lockdown Berkepanjangan di AS Bisa Sebabkan Kerusakan Permanen
Warga mengantre makanan di Brooklyn, New York, Amerika Serikat, seiring meningkatnya angka pengangguran akibat covid-19.(AFP/ Stephanie Keith/Getty Images)

EKONOMI Amerika Serikat (AS) berisiko mengalami kerusakan permanen seiring berlanjutnya lockdown untuk mengatasi penyebaran covid-19. Hal itu dikatakan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin, Selasa (19/5).

Keluarga dan usaha di AS merasakan sakit akibta lockdown. Meski begitu, Mnuchin mengakui pembukaan kembali ekonomi harus dilakukan secara hati-hati.

Saat angka kematian akibat covid-19 di AS telah lebih dari 90 ribu, sejumlah negara bagian telah mulai membuka kembali perekonomian, dua bulan setelah lockdown.

Baca juga: Pandemi Bisa Jerumuskan 60 Juta Orang ke Kemiskinan Ekstrem

Data pemerintah AS menyebut lebih dari 30 juta pekerjaan hilang, setidaknya sementara, akibat lockdown, meski Kongres dengan cepat menyetujui dana bantuan senilai US$3 triliun termasuk dana tunjangan untuk pengangguran.

"Jika lockdown berlanjut tanpa batas, ada risiko kerusakan permanen. Kami menyadari risiko kesehatan terkait pembukaan kembali dan kami ingin melakukannya dengan seimbang dan aman," ungkap Mnuchin. (AFP/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya