Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
TIONGKOK melaporkan tiga kasus baru covid-19 pada 13 Mei. Angka tersebut turun dari tujuh kasus pada sehari sebelumnya.
Dikutip dari Channel News Asia, semua kasus baru itu ditularkan secara lokal, yaitu dua di Provinsi Liaoning dan satu di Provinsi Jilin yang berbatasan dengan Liaoning, kata Komisi Kesehatan Nasional dalam sebuah pernyataan, Kamis (14/5).
Adapun jumlah kasus baru tanpa gejala naik menjadi 12 dari delapan pada hari sebelumnya.
Baca juga: Kasus Covid-19 di Brasil Lampaui Prancis
Dikutip dari Xinhua, enam orang telah dipulangkan dari rumah sakit setelah pulih pada Rabu (13/5).
Keseluruhan kasus yang dikonfirmasi di daratan Tiongkok telah mencapai 82.929, termasuk 101 pasien yang masih dirawat dan 78.195 orang yang telah dipulangkan setelah pemulihan. Dan ada 4.633 orang telah meninggal karena penyakit itu.
Pada Rabu (13/5), Tiongkok juga telah melaporkan total ada 1.692 kasus impor.
Dari kasus tersebut, 1.632 telah keluar dari rumah sakit dan 60 tetap dirawat di rumah sakit dengan tiga dalam kondisi parah. Tidak ada kematian dari kasus impor yang dilaporkan. (OL-1)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved