Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PERU menggratiskan biaya masuk ke Machu Picchu dan lokasi arkeologi lainnya bagi warga lokal dalam upaya membangkitkan industri pariwisata mereka. Hal itu diungkapkan pemerintah Peru, Selasa (12/5).
Kementerian Pariwisata dan Perdagangan Peru mengatakan keputusan itu diharapkan akan mendorong sektor pariwisata yang diperkirakan akan kehilangan US$4 miliar pada tahun ini akibat pandemi covid-19.
"Untuk membangkitkan aktivitas pariwisata, yang terpengaruh oleh covid-19, kita harus beradaptasi pada bentuk pariwisata baru," ujar kementerian itu.
Baca juga: Covid-19 Telah Tiba di Brasil pada Awal Februari
Biaya masuk di 55 situs arkeologi, termasuk 22 cagar alam dan taman nasional di kawasan Amazon, akan digratiskan bagi ASN, anak-anak, dan pensiunan antara Juli hingga Desember.
Pemerintah Peru berencana melonggarkan aturan lockdown pada 24 Mei mendatang.
Lebih dari 1,5 juta wisatawan, mayoritas mancanegara, mengunjungi Machu Picchu pada tahun lalu, menurut data pemerintah Peru.
Warga Peru, sebelumnya, harus membayar biaya masuk sebesar US$30 untuk masuk situs arkeologi itu, setengah dari yang harus dibayarkan wisatawan asing.
Pemerintah Peru telah mengalokasikan dana sebesar US$5,8 juta untuk meningkatkan keamanan kesehatan bagi para pengunjung Machu Picchu serta US$2,9 juta untuk taman nasional di negara itu.
Peru mencatatkan lebih dari 2 ribu kematian akibat covid-19 dan hampir 70 ribu kasus virus korona. Kasus covid-19 pertama kali terdeteksi di negara itu pada 6 Maret. (AFP/OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved