Jumat 08 Mei 2020, 00:55 WIB

Polandia Tunda Pilpres akibat Wabah

Polandia Tunda Pilpres akibat Wabah

euronews.com

 

PEMILIHAN presiden di Polandia yang akan dilangsungkan pada 10 Mei ditunda akibat pandemi virus korona baru.

Dalam akun Twitter resmi partai, pemimpin dari Partai Law and Justice (PiS) Jaroslaw Kaczynski mengatakan, Ketua Parlemen akan
mengumumkan tanggal pemilihan presiden yang baru sesegera mungkin setelah Mahkamah Agung menyatakan pemungutan suara yang direncanakan pada 10 Mei itu batal. 

Tanggal baru gelaran pilpres pun belum diumumkan kepada publik. Ada tekanan yang meningkat baik dari pihak oposisi maupun dari dalam jajaran PiS, yang merupakan penguasa di pemerintahan Polandia, untuk menunda pemungutan suara.

Awal pekan ini, rencana penundaan tersebut semakin menguat lantaran pemungutan suara melalui pos dinilai tidak mungkin dilakukan baik dari sisi teknis maupun hukum. Setelah beberapa anggota parlemen dari kubu PiS menentang penundaan, tampaknya pemerintah akan gagal untuk mengumpulkan cukup suara untuk mengeluarkan peraturan mengenai pemungutan suara melalui pos di menit-menit terakhir.

Kegagalan itu pun akan berisiko memperkecil dukungan yang diterima kubu PiS. Hasil jajak pendapat sejauh ini menyebut partai berkuasa di Polandia akan mampu meraup suara lebih dari 50% dalam pemilihan presiden. 


Tuntutan oposisi

Dengan alasan bahwa pemungutan suara yang bebas, adil, dan aman tidak mungkin dilakukan di tengah berlangsungnya penguncian wilayah akibat virus korona yang sedang berlangsung, pihak oposisi menuntut penundaan.

Kritik juga muncul lantaran tidak adanya debat yang demokratis dan kampanye pemilihan karena pandemi. Kandidat oposisi tidak dapat bertemu dengan para pemilih karena adanya pembatasan. Sebaliknya, Presiden Petahana Andrzej Duda yang bersekutu dengan PiS, secara efektif dapat melakukan kampanye sambil melakukan tugas resminya. (AFP/Nur/X-11)

Baca Juga

AFP/Khaled Desouki

Mesir Luncurkan Vaksinasi Covid-19

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Senin 25 Januari 2021, 04:40 WIB
Negara terpadat di wilayah Arab itu menerima gelombang pertama vaksin Sinopharm pada Desember...
AFP

11 Penambang Diselamatkan setelah Dua Minggu di Bawah Tanah

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Senin 25 Januari 2021, 03:45 WIB
Petugas penyelamat membungkus pria itu dengan selimut sebelum membawanya ke rumah sakit dengan...
AFP/-

Vaksinasi Massal Iran Digelar Beberapa Minggu Lagi

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Januari 2021, 00:30 WIB
Otoritas di Kuba pada awal Januari meneken perjanjian dengan Iran untuk alih teknologi pengembangan vaksin. Kuba juga akan menggelar uji...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya