Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH korban tewas akibat Covid-19 di Inggris, Rabu (29/4), melonjak menjadi 26.097. Jumlah itu merupakan kedua yang terbanyak di Eropa dan ketiga terbanyak di dunia.
Jumlah itu muncul setelah permintah Inggris mulai menghitung jumlah korban tewas di luar rumah sakit, salah satunya di rumah jompo, untuk pertama kalinya.
Penambahan jumlah korban tewas itu terjadi setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dilaporkan menjadi ayah lagi di usia 55 tahun setelah kekasihnya Carrie Symonds, 32, melahirkan bayi perempuan.
Baca juga: Jumlah Korban Tewas Akibat Covid-19 di Prancis Tembus 24 Ribu
Namun, kabar gembira itu langsung tertutupi setelah Inggris melaporkan penambahan 4.419 kematian dalam tempo satu hari.
Sebelumnya, Inggris hanya melaporkan kematian akibat covid-19 dari rumah sakit. Namun, ada kekhawatiran mengenai jumlah korban tewas itu yang tidak dilaporkan di luar rumah sakit
Pada Selasa, Badan Statistik Nasional Inggris mengatakan jumlah korban tewas yang terdata di Inggris dan Wales pada pekan ini dua kali lipat dari rata-rata lima tahunan dan yang tertinggi dalam sepekan sejak 1993.
Inggris kini telah melewati Prancis dan Spanyol untuk menjadi negara dengan jumlah korban tewas akibat covid-19 terbanyak kedua di Eropa setelah Italia yang membukukan 27.359 kematian.
Adapun Amerika Serikat masih menjadi negara di dunia dengan korban tewas akibat covid-19 terbanyak dengan 58.355 kematian. (AFP/OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved