Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Inggris Boris Johnson, Senin (27/4), tampil di muka publik untuk pertama kali sejak dirawat di rumah sakit karena covid-19, tiga pekan lalu.
Dalam pernyataannya dari Downing Street di hari pertamanya kembali bekerja, Johnson yang terlihat lebih kurus meminta maaf karena absen lebih lama dari perkiraannya.
Dia kemudian berterima kasih kepada warga Inggris yang menuruti aturan tinggal di rumah selama lebih dari 1 bulan dan mengatakan hal itu memastikan para pekerja kesehatan tidak kewalahan.
Baca juga: Negara-Negara di Dunia Dituding Abaikan Peringatan WHO
"Itulah mengapa, saat ini, kita berhasil membalikkan keadaan," ujar Johnson sembari mengulangi janjinya pada 19 Maret bahwa Inggris berpeluang mengalahkan pandemi covid-10 dalam tempo 3 bulan jika semua orang menjalankan aturan menjaga jarak sosial.
Namun, lebih dari 20 ribu orang telah meninggal dunia di Inggris akibat covid-19, belum termasuk mereka yang berada di panti jompo. Hal itu menjadikan Inggris sebagai salah satu negara yang paling parah terhantam wabah virus korona.
Inggris mencatatkan 360 kematian pada Senin (27/4), terendah sejak bulan lalu. Johnson mengakui hal itu meningkatkan tekanan untuk segera melonggarkan lockdown. Namun, dia bersikeras hal itu belum bisa dilakukan.
"Saya menolak membuang semua upaya dan pengorbanan warga Inggris untuk kemungkinan gelombang kedua pandemi. Itu akan menyebabkan semakin banyak orang meninggal dunia dan NHS kewalahan," tegas Johnson. (AFP/OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved