Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Inggris berencana menguji sampel dari 20 ribu rumah tangga untuk virus korona baru atau covid-19, selama beberapa minggu mendatang. Itu dilakukan untuk mencoba menentukan seberapa jauh penyakit itu telah menyebar di seluruh negeri.
Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock, Rabu (22/4), mengatakan penelitian itu akan membantu pemerintah memahami lintasan penyakit tersebut dengan lebih baik.
Lebih dari 18 ribu orang di Inggris telah meninggal di rumah sakit karena penyakit itu. Negara itu sekarang memasuki minggu kelima dari penguncian wilayah atau lockdown yang melarang warganya untuk meninggalkan rumah, selain untuk membeli makanan, berolahraga, atau melakukan pekerjaan penting.
Baca juga: Warga Prancis Khawatir dengan Rencana Pemerintah Kurangi Lockdown
Dikutip dari Channel News Asia, Kamis (23/4), Kementerian Kesehatan Inggris mengatakan hasil awal dari penelitian yang dilakukan bersama Kantor Statistik Nasional dan Universitas Oxford itu akan tersedia pada awal Mei.
Sebanyak 20 ribu rumah tangga di seluruh Inggris akan ambil bagian dalam uji coba tersebut, yang akan diperluas menjadi 300 ribu rumah tangga di seluruh Inggris selama 12 bulan ke depan.
Peserta akan memberikan sampel mingguan dari swab hidung dan tenggorokan yang dikelola sendiri selama lima minggu pertama, yang akan menunjukkan apakah mereka saat ini memiliki virus itu, dan kemudian sampel bulanan untuk tahun berikutnya.
Orang dewasa dari sekitar 1.000 rumah tangga juga akan memberikan sampel darah untuk melihat apakah mereka telah mengembangkan antibodi setelah infeksi dengan virus korona sebelumnya.
"Memahami lebih lanjut tentang tingkat infeksi covid-19 pada populasi umum, dan prevalensi antibodi jangka panjang, adalah bagian penting dari tanggapan kami yang berkelanjutan terhadap virus ini," kata Hancock.
Tes akan dilakukan IQVIA, perusahaan data kesehatan AS yang telah bekerja sebelumnya dengan layanan kesehatan yang dikelola pemerintah Inggris, dan dianalisis di laboratorium pemerintah Inggris.
Dalam konferensi pers, Rabu (22/4), Kepala Penasihat Medis Pemerintah Chris Whitty mengatakan Inggris belum memiliki tes antibodi yang dapat diandalkan, meski ia berharap mereka akan tersedia dalam waktu dekat. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved