Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Gelombang Kedua Covid-19 di AS Diramalkan Lebih Mematikan

Haufan Hasyim Salengke
23/4/2020 05:55
Gelombang Kedua Covid-19 di AS Diramalkan Lebih Mematikan
Seorang warga melintas menggunakan skuter di jalan Kota New York, Amerika Serikat yang kosong.(AFP/Angela Weiss)

GELOMBANG kedua covid-19 di Amerika Serikat (AS) bisa lebih mematikan ketimbang yang pertama. Hal itu diungkapkan pejabat tinggi kesehatan 'Negeri Paman Sam' itu.

Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Robert Redfield mengatakan bahayanya lebih tinggi karena wabah baru kemungkinan akan bertepatan dengan musim flu.

“Itu akan memberikan ketegangan yang tidak terbayangkan pada sistem perawatan kesehatan AS,” ujarnya.

Baca juga: 9 WNI di Amerika Serikat Meninggal Dunia Karena Covid-19

AS telah menderita lebih dari 800 ribu kasus covid-19--tertinggi di dunia.

Lebih dari 45 ribu orang sejauh ini meninggal karena covid-19 di seluruh AS, menurut penghitungan Johns Hopkins University.

Dalam sebuah wawancara dengan Washington Post, Redfield mengatakan, "Ada kemungkinan serangan virus di AS pada musim dingin mendatang akan benar-benar lebih sulit daripada yang baru saja kita lalui."

Dia mendesak para pejabat di AS untuk mempersiapkan segala kemungkinan menghadapi wabah flu dan virus korona pada saat yang sama.

Peringatannya datang ketika beberapa negara bagian AS bergerak melonggarkan lockdown. (BBC/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik