Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Demonstran Antilockdown AS Tuntut Kebebasan Ekonomi

Basuki Eka Purnama
21/4/2020 07:34
Demonstran Antilockdown AS Tuntut Kebebasan Ekonomi
Demonstrasi menuntut pembukaan lockdown di Harrisburg, Pennsylvania, Amerika Serikat.(AFP/Nicholas Kamm )

SUARA klakson menggema di Negara Bagian Pennsylvania, Amerika Serikat (AS), Senin (20/4), saat ratusan kendaraan mengelilingi gedung Capitol memprotes aturan lockdown yang diterapkan untuk melawan covid-19.

Dalam aksi demonstrasi yang berlangsung selama sekitar 3 jam itu, mayoritas dari mereka mengendarai pikap yang dihiasi dengan bendera AS atau slogan bertuliskan 'Dikurung di rumah bukanlah kebebasan'.

Demonstrasi di Harrisburg itu menyebut aturan kesehatan publik yang diterapkan mengancam kebebasan ekonomi. Mereka beraksi setelah Presiden AS Donald Trump mencicitkan dukungannya pada aksi serupa pada pekan lalu.

Baca juga: WHO Tegaskan Sudah Peringatkan Soal Covid-19 Sejak Awal

Namun, demonstrasi itu adalah hal langka saat mayoritas warga AS mendukung kebijakan lockdown untuk melawan pandemi.

Para demonstran yang melakukan aksi, mayoritas tidak mengenakan masker, berkumpul di depan gedung Capitol. Mereka membawa spanduk yang menyebut lockdown menyebabkan masalah ekonomi dan menuding Gubernur Pennsylvania Tom Wolf menjadikan pandemi sebagai alasan untuk terus berkuasa.

Di antara para demonstran, hadir juga anggota Kongres dari Partai Republik.

Anggota Kongres Aaron Bernstine mengatakan kondisi saat ini tidak berarti warga harus mengorbankan kebebasan mereka demi keamanan negara.

Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 33 ribu orang dan menewaskan lebih dari 1.300 orang di Negara Bagian Pennsylvania.

AS merupakan pusat pandemi covid-19 di dunia dengan lebih dari 41 ribu orang tewas akibat penyakit itu. (AFP/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya