Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Inggris, Senin (20/4), mengatakan pandemi covid-19 di negara itu tampaknya sudah mereda meski memperingatkan masih terlalu dini untuk mencabut aturan lockdown.
Saat ini, jumlah korban meninggal akibat covid-19 adalah 16.509 orang naik 499 dalam tempo 24 jam, terendah dalam tempo dua pekan.
Otoritas kesehatan Inggris mengatakan angka kasus baru juga telah mendatar dan angka orang yang dilarikan ke rumah sakit di London, pusat pandemi covid-19 di Inggris, terus menurun.
"Itu adalah tanda-tanda kita melakukan kemajuan," ujar Menteri Keuangan Inggris Rishi Sunak dalam briefing harian.
Baca juga: Prancis Mulai Kendalikan Pandemi
Namun, imbuhnya, "Kita tidak boleh lengah dan harus fokus menjalani aturan yang ada, tetap di rumah saja."
Lockdown di Inggris mulai diberlakukan pada akhir Maret dengan warga diminta tetap di rumah kecuali untuk berolahraga dan membeli barang kebutuhan pokok.
Akhir pekan lalu, keputusan itu diperpanjang selama tiga pekan meski ada kekhawatiran aturan itu telah mempengaruhi perekonomian Inggris.
Sejumlah inisiatif pemerintah Inggris untuk membantu perusahaan yang terpengaruh lockdown adalah menawarkan membayarkan 80% gaji karyawan mereka.
Aplikasi untuk skema itu dibuka pada Senin (20/4) dan lebih dari 140 ribu perusahaan mendaftarkan diri untuk membantu lebih dari 1 juta karyawan mereka. (AFP/OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved