Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Israel Longgarkan Pembatasan Covid-19

Basuki Eka Purnama
19/4/2020 09:00
Israel Longgarkan Pembatasan Covid-19
Warga menjalani test swab covid-19 di booth pemeriksaan yang didirikan di Tel Aviv, Israel.(AFP/JACK GUEZ)

ISRAEL, Sabtu (18/4), melonggarkan pembatasam terkait pandemi covid-19 meski menegaskan ini bukanlah awal dari pencabutan lockdown.

Dalam pidato yang disiarkan televisi, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menggarisbawahi rencana yang bertanggung jawab dan bertahap untuk mengizinkan warga kembali bekerja.

Dia juga berjanji akan membuka sejumlah toko dan mengizinkan pelajar kembali ke sekolah.

Baca juga: Prancis Laporkan 642 Kematian Akibat Covid-19 Dalam Tempo 24 Jam

Kebijakan itu akan mulai berlaku pada Minggu (19/4), awal pekan di Israel.

Israel yang berpolulasi 9 juta orang telah mengonfirmasi kasus pertama covid-19 pada 12 Februari.

Namun, hingga Sabtu (18/4), Israel telah mencatatkan 13.107 kasus dengan 158 kematian.

Netanyahu memperingatkan, jika angka infeksi covid-19 kembali naik, pemerintah akan kembali memberlakukan pembatasan.

"Jika dalam dua pekan kondisinya membaik, pelonggaran akan dilanjutkan. Namun, jika terjadi kembali penambahan kasus, kita akan mencabut pelonggaran," tegas Netanyahu. (AFP/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya