Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Angka Kematian Akibat Covid-19 di AS Lampaui 30 Ribu

Haufan Hasyim Salengke
16/4/2020 10:44
Angka Kematian Akibat Covid-19 di AS Lampaui 30 Ribu
Pekerja medis memeriksa seorang warga yang mengalami gejala covid-19 di Maryland, Amerika Serikat.(AFP/Alex Edelman)

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Rabu (15/4) mengatakan AS telah melewati masa terburuk dari pandemi virus korona baru (covid-19).

Karena itu, ia akan mengumumkan pedoman untuk membuka kembali perekonomian negara pada Kamis (16/4) saat jumlah korban tewas di negara itu telah meningkat lebih dari 30 ribu.

Lebih dari 30.800 orang di AS telah meninggal karena covid-19, penyakit pernapasan yang disebabkan virus korona, Rabu (15/4) sore. Angka kematian itu naik 2.371 orang dibanding hari sebelumnya, mencetak rekor untuk hari kedua berturut-turut.

Angka kematian termasuk lebih dari 4.000 jiwa di New York City, pusat pandemi, setelah pejabat kesehatan merevisi metode penghitungan mereka untuk memasukkan kasus ‘yang disangka’.

Baca juga: Bill Gates Kecam Trump karena Bekukan Dana WHO

Kasus covid-19 mencapai 635 ribu di AS dan 2 juta secara global.

Meskipun mengalami lonjakan kematian, ada tanda-tanda tentatif di beberapa bagian negara bahwa wabah mulai surut.

Para gubernur dari sekitar 20 negara bagian dengan beberapa kasus virus korona yakin mereka mungkin siap memulai proses pembukaan kembali ekonomi pada target 1 Mei yang ditetapkan Trump, menurut seorang pejabat tinggi kesehatan.

Dari 50 negara bagian AS, 17 melaporkan kurang dari 100 kasus virus korona baru pada Selasa (14/4).

"Jelas strategi agresif kami berhasil," ujar Presiden Donald Trump pada konferensi pers, Rabu. "Pertempuran berlanjut tetapi data menunjukkan ahwa secara nasional kita telah melewati puncaknya pada kasus-kasus baru." (AFP/CNA/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya