Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin mewacanakan penggunaan kekuatan militer untuk membantu menangani pandemi virus korona (covid-19). Pernyataan disampaikan usai jumlah kasus covid-19 di Rusia melonjak tajam.
Dalam 24 jam terakhir, Rusia mencatat lonjakan infeksi harian sebesar 2.558. Tambahan data tersebut menjadikan total kasus covid-19 mencapai 18.328 hingga Selasa (14/4) pagi.
Berbicara kepada jajaran menteri via konferensi video, Putin mengatakan "semua kapabilitas" militer Rusia "dapat dan harus digunakan" untuk menangani covid-19.
"Kita semua melihat situasi di lapangan berubah cepat pada setiap harinya. Namun, sayangnya, perubahan itu tidak bergerak ke arah yang lebih baik," kata Putin.
Baca juga: Trump Putar Video Propaganda Saat Briefing Covid-19
"Jumlah orang sakit meningkat, termasuk mereka yang mengalami gejala-gejala parah dari penyakit (covid-19). Beberapa pekan ke depan merupakan momen krusial," lanjutnya dilansir dari BBC.
Putin menyebut beberapa negara di Eropa, termasuk Italia, yang telah menggunakan kekuatan militer dalam merespons pandemi covid-19.
"Kita perlu menggunakan pengalaman ini. Kapabilitas Kementerian Pertahanan Rusia, jika memang diperlukan, dapat dan sebaiknya digunakan saat ini," sebut Putin.
Saat ini, angka kematian akibat covid-19 di Rusia mencapai 148, terendah dari banyak negara Eropa seperti Italia, Spanyol, dan Prancis. Sementara pasien yang telah dinyatakan sembuh dari covid-19 di Rusia berjumlah 1.470 orang.
Meski angka kematiannya relatif rendah, sejumlah pakar memperingatkan Rusia baru memasuki fase awal dari penyebaran covid-19.
Kebijakan penguncian wilayah (lockdown) telah diterapkan di Moskow dan beberapa kota lain. Warga Rusia diminta selalu berada di dalam rumah kecuali jika ada urusan mendesak seperti membeli makan atau berobat.
Moskow telah menghadirkan sebuah sistem perizinan elektronik bagi warga yang harus keluar rumah. Namun, sistem tersebut terganggu sejumlah isu teknis, yang dituding otoritas Moskow diakibatkan serangan siber.
Sementara itu, sejumlah dokter di Moskow mengingatkan bahwa rumah sakit di ibu kota Rusia itu sudah hampir mencapai kapasitas maksimal. Otoritas Moskow khawatir jika penyebaran covid-19 tidak segera ditekan, layanan kesehatan akan kewalahan menerima gelombang pasien covid-19. (OL-1)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved