Minggu 12 April 2020, 15:25 WIB

Bangladesh Eksekusi Pembunuh Bapak Pendiri Bangsa

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Bangladesh Eksekusi Pembunuh Bapak Pendiri Bangsa

Ilustrasi
Hukuman mati

 

SERANG mantan perwira militer dihukum karena membunuh pemimpin kemerdekaan Bangladesh pada 1975 dilaporkan telah dieksekusi.

Abdul Majed dieksekusi gantung di Ibu Kota Dhaka setelah permohonannya untuk mendapatkan grasi presiden ditolak pekan ini.

"Dia digantung hingga tewas pada pukul 12.01 pagi hari Minggu," kata Menteri Hukum Anisul Huq kepada AFP.

Dia ditangkap pada Selasa (7/4) setelah menghabiskan 25 tahun dalam pelarian atas pembunuhan Sheikh Mujibur Rahman.

Rahman--ayah dari perdana menteri saat ini, Sheikh Hasina--tewas dalam kudeta militer pada tahun 1975, bersama dengan sebagian besar keluarganya.

Kematian Rahman terjadi hanya empat tahun setelah Bangladesh memperoleh kemerdekaan dari Pakistan.

Majed terus tinggal di negara itu setelah kudeta tetapi diyakini ia melarikan diri ke India pada 1996 ketika Hasina terpilih sebagai perdana menteri.

Pemerintahan Hasina membatalkan undang-undang yang melindungi pembunuh ayahnya dari penuntutan, dan pada 1998 Majed dan selusin perwira tentara lainnya dijatuhi hukuman mati.

Pengadilan tertinggi Bangladesh menguatkan putusan pada 2009 dan lima dari pembunuh dieksekusi segera setelah itu. Majed ditangkap setelah kembali ke negara itu bulan lalu. (BBC/OL-2)

 

Baca Juga

AFP/Andrew Harnik

Tiongkok Jatuhkan Sanksi untuk 28 Pejabat AS, termasuk Pompeo

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 21 Januari 2021, 09:31 WIB
Langkah yang diumumkan pada Rabu (20/1) itu merupakan tanda kemarahan Tiongkok, terutama atas tuduhan Pompeo bahwa 'Negeri Tirai...
AFP/Daniel SLIM

Korban Tewas Covid-19 di AS Melebihi Perang Dunia II

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 21 Januari 2021, 08:34 WIB
Pada malam hari, pelacak menunjukkan bahwa 405.400 orang telah meninggal akibat penyakit yang disebabkan virus korona baru itu di...
AFP/Drew Angerer/Getty Images

Kendali Senat AS Beralih ke Partai Demokrat

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 21 Januari 2021, 08:00 WIB
Dengan mengambil alih kendali Senat dan mempertahankan kekuasaan di DPR, Partai Demokrat kini menguasai semua tingkat kekuatan di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya