Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

Korban Meninggal Covid-19 di AS Lampaui 2.000 per Hari

Haufan Hasyim Salengke
11/4/2020 14:00
Korban Meninggal Covid-19 di AS Lampaui 2.000 per Hari
Suasana komplek permakaman di New York pada 10 April 2020.(AFP)

AMERIKA Serikat telah menjadi negara pertama di dunia yang mencatat lebih dari 2.000 kematian akibat virus korona dalam satu hari.

Angka-angka dari Universitas Johns Hopkins menunjukkan 2.108 orang meninggal dalam 24 jam terakhir sementara sekarang ada lebih dari setengah juta infeksi yang dikonfirmasi.

Baca juga:Kematian Kasus Covid-19 Prancis Meningkat Lebih 13.000

AS dapat segera melampaui Italia sebagai negara dengan kematian virus korona terbanyak di dunia.

Tetapi para ahli di gugus tugas covid-19 Gedung Putih mengatakan laju wabah mulai mendatar di seluruh AS.

Deborah Birx mengatakan ada tanda-tanda bagus bahwa wabah covid-19 mulai stabil, tetapi memperingatkan, "Meskipun (tanda-tanda itu) membesarkan hati, kita belum mencapai puncaknya."

Presiden Donald Trump juga mengatakan dia memperkirakan AS akan mengalami angka kematian yang lebih rendah daripada prediksi awal 100 ribu kematian.

AS sekarang memiliki sedikitnya 18.693 korban meninnggal dan 500.399 kasus yang dikonfirmasi, menurut Johns Hopkins.

Baca juga:6.000 Warga Jepang Sudah Terjangkit Covid-19

Sekitar setengah dari kematian dicatat di daerah New York.

Italia telah mencatat 18.849 kematian, sementara secara global lebih dari 100 ribu orang meninggal karena virus Sars-CoV-2 tersebut.

Para peneliti telah memprediksikan angka kematian AS akan mencapai puncaknya pada Jumat dan kemudian secara bertahap mulai menurun, turun menjadi sekitar 970 orang per hari pada 1 Mei.

Para anggota pemerintahan Trump berharap pada tanggal itu memungkinkan perekonomian sudah mulai dibuka kembali. (BBC/Hym/A-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya